Produksi Minyak Goreng Normal, Anehnya Terjadi Kelangkaan, Ketua DPR dan Kemendag

Ketua DPR RI Puan Maharani heran produksi minyak goreng normal, anehnya di pasaran malah terjadi kelangkaan dan harganya mahal

Editor: Hendra
kOMPAS IMAGES
Minyak goreng curah kemasan plastik 

POSBELITUNG.CO -- Kelangkaan minyak goreng terjadi hampir di seluruh daerah di Indonesia.

Masyarakat kesulitan untuk mendapatkan minyak goreng kebutuhan sehari-hari keluarga.

Kalaupun tersedia, ada yang menjual minyak goreng dengan harga yang sangat mahal.

Padahal tak lama lagi bulan Ramadhan akan tiba dan kebutuhan masyarakat akan bertambah.

Karenanya  Ketua DPR Puan Maharani meminta pemerintah segera menyelesaikan masalah kelangkaan dan mahalnya harga minyak goreng dan kedelai.

Puang berharap masalah ini bisa terselesaikan sebelum Ramadhan pada awal April 2022.

"Menjelang Ramadhan ini, saya keliling ke wilayah Jawa Timur seperti Surabaya, Lamongan dan Gresik. Untuk harga tempe dan tahu, menurut pedagang, tidak dinaikkan, meski harga kedelai mahal, tapi ukurannya diperkecil," katanya saat mengunjungi Kampung Tempe di Sukomanunggal Gang I, Kelurahan Sukomanunggal, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya, Jatim, dikutip dari Antara, Jumat (4/3/2022).

Puan menambahkan saat mengunjungi pabrik minyak goreng di Gresik, perusahaan juga tidak mengurangi produksinya.

Oleh karena itu, ia meminta pihak terkait menyelidiki kelangkaan minyak goreng.

"Jika produksi pabrik minyak goreng normal, kok bisa minyak goreng langka di pasaran. Makanya, saya minta pemerintah untuk mengantisipasi ini, namun tidak secara ad hoc," katanya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved