Berita Belitung

Kasus Penanaman Mangrove PEN 2021, Polres Periksa Pejabat BPDAS Hingga Kelompok Penerima

Terdapat 23 kelompok masyarakat yang menerima kegiatan dengan total luasan lahan sekitar 1.079 Ha untuk wilayah Kabupaten Belitung.

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Tedja Pramana
posbelitung.co/dede s
Kasat Reskrim Polres Belitung Iptu Edi Purwanto meninjau area penanaman mangrove di bibir Pantai Desa Air Saga, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung pada Sabtu (5/3/2022). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Jajaran Unit Tipikor Satreskrim Polres Belitung tengah menyelidiki dugaan tipikor dari kegiatan penanaman mangrove yang termasuk program pemulihan ekonomi Nasional (PEN) tahun 2021.

Beberapa saksi telah dimintai keterangan mulai pejabat Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Baturusa Cerucuk Provinsi Kepulauan Babel hingga kelompok penerima program tersebut semenjak Desember 2021 lalu.

Kasat Reskrim Polres Belitung, Iptu Edi Purwanto juga langsung meninjau hasil penanaman mangrove di bibir pantai Desa Air Saga, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung pada Sabtu (5/3/2022) sore.

"Benar, kami sedang melakukan penyelidikan dugaan tipikor untuk kegiatan penanaman mangrove tahun 2021. Kami sedang mengumpulkan dokumen dan pemeriksaan interogasi terhadap pejabat di BPDAS dan kelompok penerima," ujarnya kepada posbelitung.co , Minggu (6/3/2022).

Edi menyampaikan terdapat 23 kelompok masyarakat yang menerima kegiatan dengan total luasan lahan sekitar 1.079 Ha untuk wilayah Kabupaten Belitung.

Ia memang belum menyebut lokasi pasti yang menjadi fokus dugaan tipikor tetapi dari lima kecamatan di Kabupaten Belitung terdapat proyek penanaman mangrove yang menelan anggaran sekitar Rp22,4 miliar.

"Untuk wilayahnya kami memang belum fokus tapi kalau sudah kami lakukan pemeriksaan seluruh kelompok, baru kami bisa menentukan estimasi keberhasilannya," kata Edi.

Pantauan posbelitung.co di area penanamam sekitar Pantai Desa Air Saga,  mangrove yang ditanaman kebanyakan mati.

Batang-batang mangrove yang ditanam semuanya tertutup kerang kecil yang diduga menyebabkan tanaman tersebut mati.

Namun beberapa batang terlihat sudah mengeluarkan beberapa pucuk daun.

(posbelitung.co/dede s)

Sumber: Pos Belitung
  • Berita Terkait :#Berita Belitung
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved