Kisah Viral

Doni Salmanan Minta Maaf, Imbau Masyarakat Jangan Percaya Trading Ilegal

Doni Salmanan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia atas perbuatannya tersebut.

Penulis: Rizka Pratiwi | Editor: Khamelia
Instagram/Donisalmanan dan Kompas TV
Doni Salmanan Ditahan 

POSBELITUNG.CO - Nama Doni Salmanan kini tengah menjadi perbincangan publik.

Doni Salmanan sebelumnya banyak dikenal sebagai crazy rich Bandung.

Hal ini lantaran ia sering memamerkan kekayaannya di media sosial.

Namun sayangnya keadaan tersebut berubah secara mendadak karena ia terlibat dalam kasus penipuan investasi yang dijalankannya.

Pada Selasa (8/3/2022), selesai diperiksa selama 13 jam, Doni Salmanan pun ditetapkan menjadi tersangka atas kasus penipuan berkedok trading binary option melalui platform Quotex.

Diketahui Doni Salmanan dijerat dengan Pasal 45 ayat (1) juncto Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang ITE ancamannya 6 tahun penjara.

Selain itu, Pasal 378 KUHP ancaman penjara 4 tahun dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman 20 tahun penjara dan denda maksimal Rp10 miliar.

Usai Bareskrim Polri menggelar jumpa pers terkait kasus yang dihadapinya, Doni Salmanan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia atas perbuatannya tersebut.

Tampak Doni Salmanan mengutarakan permintaan maafnya sembari mengenakan baju tahanan.

Doni Salmanan Meminta Maaf Sembari Mengenakan Baju Tahanan
Doni Salmanan Meminta Maaf Sembari Mengenakan Baju Tahanan (KompasTV)

Permohonan Maaf Doni Salmanan

"Hari ini saya ingin meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia yang sudah mengenal dunia trading, baik binary option, forex, crypto, dan sebagainya.

Besar harapan saya masyarakat Indonesia bisa memaafkan semua kesalahan saya," ungkap Doni ketika konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta pada Selasa (15/3/2022).

Pesan Doni Salmanan

Selain meminta maaf, Doni Salmanan berharap pula bahwa hukuman yang dijatuhi kepadanya dapat diringankan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved