Berita Belitung

Sudah Dipesan 600 Ton, Hari Ini Bongkar 100 Ton, Stok Minyak Goreng di Belitung Segera Normal

Ketersediaan minyak goreng di Belitung sempat menipis lantaran terlambatnya proses distribusi.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: nurhayati
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Stok minyak goreng di swalayan yang nampak menipis, Selasa (15/3/2022). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Ketersediaan minyak goreng di Belitung sempat menipis lantaran terlambatnya proses distribusi.

Kondisi ini menyebabkan beberapa merek atau kemasan tertentu minyak goreng tak terpajang di etalase swalayan sekitar Tanjungpandan.

Kepala Dinas KUMKM, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Kabupaten Belitung Adnizar mengatakan ada pasokan minyak goreng yang masih berada di Pelabuhan Jakarta.

Sekitar 600 ton minyak goreng tersebut telah dipesan distributor dari Belitung

"Sekarang sudah bongkar dari PT Menara, distributor minyak goreng Fortune, kemarin sudah bongkar, mungkin hari ini sudah ada, ada 100 ton. Mudah-mudahan segera didistribusikan karena satgas pangan yang dipelopori kasat reskrim juga memonitor ketersediaan pasokan minyak goreng," jelas Adnizar, Rabu (16/3/2022) kepada Posbelitung.co.

Baca juga: Warga Abaikan Prokes Saat Antre Migor, Kerumunan Berlebihan akan Dibubarkan Satgas Covid-19 Babel

Baca juga: Cabuli Balita Empat Tahun, Pemuda di Bangka Selatan Diringkus Satreskrim Polres Bangka Selatan

Meski sempat terjadi keterlambatan distribusi, ia berharap dalam 1-2 hari ini stok minyak goreng kembali tersedia. Apalagi stok tersebut juga antisipasi menjelang Ramadan nantinya. 

Adnizar menyebut, pihak distributor juga turut berupaya menjaga ketersediaan minyak goreng di pasaran.

Baca juga: Ruas Jalan Desa Selinsing Tergenang, Dinas PUPR Belitung Timur Upayakan Perbaikan

Bahkan ada pihak distributor yang siap melayani pembelian minyak goreng langsung di gudang saat stok minyak goreng tersedia. 

"Operasi pasar sudah dilaksanakan. Memang yang terjual ini ke banyak ada dua merek yang lebih dikenal masyarakat," ucapnya. 

Ia mengimbau agar ibu-ibu bersabar terkait ketersediaan minyak goreng ini. Sebelumnya Kementerian Perdagangan sudah berkomunikasi dengan kapolri untuk mengawasi pendistribusian minyak goreng. Dengan demikian dapat mengatasi pihak-pihak yang nakal. 

"Karena harga (minyak goreng, red) sudah dipatok negara," kata Adnizar.

(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari) 

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved