Ramadan

Kapan Puasa Ramadan 1443 Hijriah, Berikut Penjelasan BMKG dan Rencana Pengamatan Hilal

Potensi awal ramadan sudah diperkirakan oleh BMKG, namun masih menunggu pengamatan hilal di sejumlah wilayah di Indonesia

Editor: Hendra
SRIWIJAYAPOST/SYAHRUL HIDAYAT
Ilustrasi pemantauan hilal. 

BMKG juga mengungkapkan potensi data perhitungan hisab hilal awal Ramadhan 1443 Hijriah.

Ada beberapa indikasi data perhitungan hisab hilal yang menjadi acuan lembaga penentu awal Ramadhan dalam memutuskan kapan 1 Ramadhan 1443 Hijriah dimulai.

Di antaranya seperti waktu konjungsi (ijtima') dan waktu terbenam Matahari, peta ketinggian hilal, peta elongasi, peta umur bulan, peta lag, peta fraksi iluminasi bulan, objek astronomis lainnya yang berpotensi mengacaukan rukyat hilal, dan data hilal saat Matahari terbenam untuk kota-kota Indonesia.

Konjungsi (Ijtimak) awal puasa Ramadhan 1443 H di Indonesia terjadi sebelum Matahari Terbenam pada hari Jumat, 1 April 2022 M, pukul 13.24 WIB atau 14.24 Wita atau 15.24 WIT.

Terbenam Matahari tanggal 1 April 2022, paling awal terjadi di Merauke (Papua) pukul 17.43 WIT dan paling akhir pukul 18.48 WIB di Sabang, (Aceh).

Tinggi Hilal saat matahari terbenam berkisar antara terendah sebesar 1,11 derajat di Jayapura (Papua) sampai dengan tertinggi sebesar 2,19 derajat di Tua Pejat, Mentawai (Sumatera Barat).

Elongasi saat Matahari terbenam terkecil terjadi sebesar 2,87 derajat di Merauke (Papua) sampai dengan terbesar 3,46 derajat di Sabang (Aceh).

Umur Bulan saat Matahari terbenam berkisar dari yang termuda sebesar 2,31 jam di Merauke (Papua) sampai dengan yang tertua sebesar 5,39 jam di Sabang (Aceh).

Lag atau selisih terbenamnya Matahari dan terbenamnya Bulan berkisar antara 6,44 menit di Jayapura (Papua) sampai dengan 11,33 menit di Tua Pejat, Mentawai (Sumatera Barat).

Kecerlangan Bulan (FIB) saat Matahari terbenam berkisar antara 0,06 persen di Merauke (Papua) sampai dengan 0,092 persen di Sabang (Aceh).

Potensi hasil rukyat hilal Ramadhan 1443 H

Hasil rukyat hilal awal bulan Ramadhan 1443 H pada 1 April 2022 hilal berpotensi kecil untuk terlihat (teramati).

Hal ini berdasarkan ilmu astronomi dan data rekor Hilal yang teramati oleh BMKG sejak tahun 2008 yang dihubungkan dengan data-data hilal awal Ramadhan 1443 H tanggal 1 April 2022 M saat matahari terbenam seperti tersebut di atas, dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Tinggi hilal tertinggi di Indonesia pada 1 April 2022 adalah 2,19 derajat dan dinilai masih sangat rendah (tinggi hilal terendah yang pernah terlihat hilal oleh Tim BMKG sebesar 6,47 derajat).

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Berita Terkait :#Ramadan
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved