Virus Corona di Bangka Belitung

Persediaan Vaksin Covid-19 di Babar Aman, Meski Ada 171 Vial Vaksin AstraZeneca Segera Kedaluwarsa

Achmad Nursandi, menegaskan, masih ada stok vaksin lain yang tersedia dan masa kedaluwarsanya tidak dalam waktu dekat.

Penulis: Rizky Irianda Pahlevy | Editor: Novita
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Barat, Achmad Nursandi 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Barat memastikan bahwa stok vaksin untuk vaksinasi booster, maupun dosis pertama dan kedua, tetap aman, meskipun ada sebanyak 171 vial vaksin jenis AstraZeneca yang akan memasuki expired date atau kedaluwarsa.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Barat, Achmad Nursandi, menegaskan, masih ada stok vaksin lain yang tersedia dan masa kedaluwarsanya tidak dalam waktu dekat.

"Untuk vaksin AstraZeneca ada 171 vial expired date-nya 31 Maret 2022 ini. Tapi masih ada vaksin AstraZeneca 156 vial lainnya dan belum dekat expired date-nya. Untuk itu, kita sedang usahakan, untuk memaksimalkan penggunaannya terhadap masyarakat," beber Achmad Nursandi, Selasa (22/3/2022).

Namun pihaknya memastikan stok vaksin di enam kecamatan di Kabupaten Bangka Barat masih tergolong aman. Terlebih lagi masih ada vaksin jenis Sinovac sebanyak 6.310 vial.

"Sejauh ini masih aman. Seperti Sinovac cukup banyak tersedia untuk melakukan penyuntikan booster, serta vaksin dosis satu dan dua," tuturnya.

Diketahui, capaian vaksinasi dosis pertama di Kabupaten Bangka Barat telah mencapai 96,64 persen. Sdangkan dosis kedua 76,72 persen, serta untuk dosis ketiga atau booster baru 10,97 persen.

Dalam sepekan terakhir atau sejak Selasa (1503/2022), terdapat 136 kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Sedangkan untuk angka kesembuhan jauh meningkatkan dengan 284 pasien yang sembuh.

Achmad Nursandi berharap masyarakat tak ragu untuk vaksinasi termasuk booster, dengan mendatangi gerai seperti di halaman depan Masjid Jami Muntok.

"Perlahan-lahan kita tetap mengedukasi masyarakat untuk melakukan booster, karena memang sebagian masyarakat ini lah (sudah) banyak sadar dan penting untuk vaksinasi itu sendiri. Kita tetap berusaha secara maksimal, untuk vaksin lengkap dengan booster," kata Achmad Nursandi. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved