Mafia Minyak Masih Misteri, Mendag Minta Maaf Tak Kuasa Kontrol Spekulan, Polri Tak Tahu Ada Mafia

Hingga kini pemerintah belum juga mengumumkan  mafia minyak goreng yang disebut-sebut Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi.

Editor: nurhayati
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Produk minyak goreng dipajang di etalase swalayan, Sabtu (22/1/2022). 

POSBELITUNG.CO -- Hingga kini pemerintah belum juga mengumumkan  mafia minyak goreng yang disebut-sebut Menteri Perdagangan ( Mendag) Muhammad Lutfi.

Hingga kini dugaan mafia minyak goreng ini masih jadi misteri.

Sebelumnya, perihal mafia minyak goreng diungkap langsung oleh Lutfi.

Diakui Lutfi  langka dan mahalnya harga minyak disebabkan karena permainan mafia.

Lutfi juga sempat menjanjikan bahwa tersangka mafia minyak goreng akan segera ditetapkan.

Namun, hingga kini dugaan keberadaan mafia tersebut masih menjadi tanda tanya.

Dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI, Kamis (18/3/2022), Lutfi mengungkap bahwa ada pihak yang mengalihkan minyak subsidi ke minyak industri dan mengekspor minyak goreng ke luar negeri.

Pihak-pihak ini juga mengemas ulang minyak goreng agar bisa dijual dengan harga yang tak sesuai harga eceran tertinggi (HET).

Mereka itulah yang Lutfi sebut sebagai mafia minyak goreng.

"Ada orang-orang yang tidak sepatutnya mendapatkan hasil dari minyak goreng ini. Misalnya minyak goreng yang seharusnya jadi konsumsi masyarakat masuk ke industri atau diselundupkan ke luar negeri," kata Lutfi.

Baca juga: Mau Mudik Lebaran? Selain 2x Vaksin, Wapres Sebut Vaksinasi Booster Bakal Jadi Syarat Perjalanan

Baca juga: Pemerintah Longgarkan Syarat Perjalanan, Bisnis Pelayanan PCR dan Antigen Melesu,Omzet Turun Drastis

Lutfi pun mengakui bahwa pihaknya tak kuasa mengontrol keberadaan mafia dan spekulan minyak goreng.

Ia meminta maaf sekaligus menyebut bahwa hal ini merupakan akibat dari perilaku manusia yang rakus dan jahat.

"Dengan permohonan maaf, Kemendag tidak dapat mengontrol karena ini sifat manusia yang rakus dan jahat," katanya.

Namun demikian, Lutfi mengatakan, Kemendag bersama Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri terus menelusuri keberadaan para mafia itu.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved