Luhut Binsar Marahi Bos Tesla, Kami Negara Besar Bukan Republik Pisang, Beraninya Mendikte Indonesia

Pemiliknya orang terkaya di dunia, Tesla perusahaan mobil listrik asal AS banyak alasan mau bangun pabrik baterai di Indonesia

Editor: Hendra
kompas.com
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan 

POSBELITUNG.CO -- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan semprot bos Tesla.

Diketahui Tesla merupakan perusahaan mobil ternama asal Amerika Serikat dimiliki oleh Elon Musk orang terkaya di dunia.

Tak peduli pemiliknya orang terkaya di dunia, Luhut tak segan-segan memarahi bos Tesla.

Diakuinya saat itu, Kamis (24/3/2022) pagi pihak Tesla menghubunginya.

Sementara diketahui selama ini Tesla ingin membangun pabrik baterai Lithium untuk mobil Tesla nya di Indonesia.

Baca juga: Joe Biden Tak Malu Bawa Tamu Tak Diundang ke KTT G20, Gagal Usir Rusia Ajak Ukraina ke Indonesia

Namun hingga saat ini keinginan dari pihak Tesla tersebut belum juga terwujud.

Sontak hal ini dipertanyakan oleh Luhut Binsar Pandjaitan.

Ia malah memperingatkan pihak Tesla agar tak macam-macam dengan Indonesia.

Luhut meminta perusahaan asal AS itu untuk tidak lagi mendikte Pemerintah Indonesia.

Karena menurutnya Indonesia tidak akan mengalami kerugian meskipun menolak kesepakatan dengan Tesla.

"This countries not banana republic. This country is great country," kata Luhut seperti dilansir dari kompas.com pada Jumat (25/3/2022).

Apa arti dari 'banana republic' yang dimaksud Luhut?

Dalam ilmu politik, rupanya 'banana republic' atau republik pisang merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan negara yang tidak stabil secara politik dengan ekonomi.

Baca juga: Jokowi Benar-Benar Marah, Menteri dan Kepala Daerah Disebut Bodoh, Gegara Suka Beli Barang Impor

Ketidakstabilan itu dikarenakan mereka bergantung pada ekspor produk sumber daya terbatas.

Halaman
12
Sumber: Intisari
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved