Berita Belitung

Unik ! Warga Berebut Lepat di Tradisi Maras Taun, Dukun Kampung Pimpin Ritual   

Unik ! Saat Tradisi Maras Taun digelar, warga langsung berebut lepat untuk dibawa pulang. Dukun kampung turun tangan pimpim ritual.

Tayang:
posbelitung.co
Suasana tradisi Maras Taun di Desa Selat Nasik, Kecamatan Selat Nasik, Minggu (27/3/2022). (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari) 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Tradisi Maras Taun yang digelar di Desa Selat Nasik, Kecamatan Selat Nasik, Belitung berlangsung meriah. Lepat ketan kecil hingga lepat gede berukuran raksasa yang panjangnya sekitar dua meter dan berat ratusan kilogram menjadi ciri khas tradisi yang rutin digelar setiap tahun di desa tersebut.

Belum usai prosesi adat, pengunjung yang sudah mengelilingi tenda berisi ketupat sigap menyerbu lepat. Dalam beberapa detik, lepat kecil yang ditaruh dalam dulang atau nampan berbentuk lingkaran ludes. Tak lama setelahnya, warga berbondong-bondong menyerbu lepat gede yang ditaruh di tengah-tengah tenda. "Inilah serunya tiap Maras Taun, berebut lepat untuk dibawa pulang," kata Erna, pengunjung yang datang dari Tanjungpandan. 

Setiap tahun acara Maras Taun, ia selalu menyempatkan diri berangkat dari rumahnya menuju ke Desa Selat Nasik. Meski perjalanan yang terbilang jauh, namun ia rela mempersiapkan diri sejak pagi menuju Pulau Mendanau agar bisa merasakan sensasi rebutan lepat Maras Taun

Acara puncak Maras Taun memang digelar meriah. Sekitar pukul 10.00 WIB saat Bupati Belitung Sahani Saleh dan rombongan tiba, acara puncak dimulai pada tradisi berebut lawang. Adu pantun dilancarkan, membuat warga yang menyaksikan terhibur meski cuaca sedang terik-teriknya. 

Tak usai di situ, rombongan masih disambut penampilan seni yang telah disiapkan. Tari Sepen, Tari Maras Taun diiringi Lagu Maras Taun, kesenian lesong panjang hingga bela diri dengan iringan musik tabuh-tabuhan memeriahkan acara tersebut.

Pada puncak acara, prosesi ritual Maras Taun digelar langsung di tengah-tengah halaman, tak jauh dari tempat lepat gede diletakkan. Dukun kampung memimpin ritual dengan membaca doa dan surah-surah pendek Al Quran. 

Usai berebut lepat gede, seluruh pengunjung yang datang menikmati hidangan makan siang diiringi penampilan dari seni musik Keroncong Stambul Fadjar Desa Selat Nasik

Tradisi yang merupakan ungkapan rasa syukur atas hasil panen hingga mencari keselamatan kampung ini sebelumnya digelar selama sepekan. Sebelum hari puncak rangkaian acara telah berlangsung dari Senin (21/3/2022). Rangkaian Maras Taun berupa beruah kampung dan yasinan, pertunjukan kreasi seni, penampilan kesenian rakyat, hingga lomba mancing. 

Bupati Belitung Sahani Saleh mengatakan, adanya budaya dan adat istiadat Maras Taun membuat Selat Nasik dikenal secara nasional hingga masuk dalam peta budaya. Ditambah, baru-baru ini Keroncong Stambul Fadjar dari Pulau Mendanau tersebut menjadi warisan budaya takbenda yang diresmikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI pada 2021 lalu. 

"Kita data ada beberapa hal inventarisir seni budaya, ada beberapa hal nilai-nilai filosofis yang harus tertulis sehingga menjadi warisan budaya," kata pria yang akrab disapa Sanem ini. 

Tradisi Maras Taun, lanjutnya, memang diadakan di setiap desa di Belitung dengan ciri khasnya masing-masing. Ia berpesan agar setiap Maras Taun selalu ditampilkan lagu dan tarian sebagai bagian kekhasan acara. 

"Kalau setiap desa punya tarian Maras Taun yang berbeda-beda, nanti kita adakan lomba. Makanya pelaku budaya, kita nanti adakan lomba tari Maras Taun agar nanti menjadi warisan budaya juga," sebut dia. 

Ke depan, ia juga mendorong tradisi Maras Taun agar mencari ciri khas budaya daerah yang masuk dalam warisan dunia UNESCO. Apalagi kini Pulau Belitung menjadi perhatian dunia karena menjadi satu-satunya pulau di Indonesia bahkan Asia Pasifik yang dinyatakan sebagai UNESCO Global Geopark. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari) 

 

 
 

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved