Berita Pangkalpinang

Wali Kota Pangkalpinang Berikan Apresiasi, Baru Sebulan Terbentuk IPHI Mampu Bantu 252 Duafa

Wali Kota Pangkalpinang mengapresiasi atas adanya organisasi ikatan persaudaraan haji Indonesia (IPHI) Kota Pangkalpinang.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: nurhayati
Ist/Prokopim Iwan
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil secara simbolis memberikan bantuan kepada kaum duafa di Pangkalpinang dari IPHI Pangkalpinang, Rabu (30/3/2022). 

POSBELITUNG,CO -- Wali Kota Pangkalpinang mengapresiasi atas adanya organisasi ikatan persaudaraan haji Indonesia ( IPHI) Kota Pangkalpinang.

Ia salut karena  baru satu bulan terbentuk, IPHI sudah mampu memberikan bantuan terhadap 252 duafa yang ada di Pangkalpinang.

Dia  menegaskan, bantuan tersebut murni dari IPHI, dirinya tak pernah ikut campur dalam permasalahan tersebut.

“Waktu pemilihan IPHI Kota Pangkalpinang saya berpesan untuk pengurus adalah para pengusaha. Pertama kita menambah pasukan untuk membina sekitar 225 ribu masyarakat Pangkalpinang. Ini murni dari IPHI tidak ada dari wali kota. Tugas saya menjaga kerukunan umat kita,” tandas Molen kepada Bangkapos.com, Kamis (31/3/2022).

Pada kesempatan itu dia mengingatkan, IPHI jangan dibawa ke ranah politik.

Menurutnya, organisasi tersebut terbentuk agar sesuai fungsinya untuk menyejahterakan masyarakat.

“Tolong jadi haji mabrur, jangan dibawa ke arah politik dan jangan dibawa ke ranah yang tidak seharusnya,” kata  Molen .

Molen sapaan akrab Maulan Aklil mengatakan, sebagai mana nama organisasi tersebut ikatan persaudaraan haji sudah semestinya menunjukkan sikap sebagai mestinya.

Sesuai pesan ketika pulang haji maupun umrah yakni menjadi mabrur.

Mabrur sendiri artinya diterima dan diikhlaskan oleh Allah. Karena ibadah hajinya telah dilakukan dengan baik dan benar serta dengan bekal yang halal, suci dan bersih.

“Jadi setelah kita pulang haji tugas kita menjadi haji mabrur. Berteman dengan orang baik, bersedekah dengan orang banyak agar jadi haji mabrur,”  jelasg Molen.

Di sisi lain menurutnya, sebagai kepala daerah dirinya juga tidak mau dibebankan oleh organisasi yang terbentuk dan dibawa ke ranah politik.

Oleh karenanya sudah semestinya setiap organisasi untuk fokus mendirikan ekonomi, yaitu dengan cara memakmurkan umat.

“Itu jangan, naudzubillah min dzalik, kita ingin umat kita bersatu, organisasi bersatu Lilllahi ta’ala,” ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved