Berita Pangkalpinang

Kesadaran Vaksinasi Membaik, Hari Kedua Awal Ramadan di Pangkalpinang Tidak Ada Kasus Covid-19

Pada  hari kedua awal bulan Ramadan 2022 di Kota Pangkalpinang, tidak ada laporan kasus positif terpapar virus Covid-19.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr. Masagus M Hakim (MH) 

POSBELITUNG.CO -- Pada  hari kedua awal bulan Ramadan 2022 di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tidak ada laporan kasus positif terpapar virus Covid-19.

Kondisi ini meandakan kasus penambahan pasien Covid-19 di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung kian menunjukkan tren positif dan terus melandai.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, Dr dr Masagus M. Hakim, tidak adanya warga yang tertular Covid-19 ini menunjukan  kesadaran masyarakat menjalankan protokol kesehatan dan vaksinasi yang semakin membaik.

“Hari ini tidak ada tambahan kasus positif Covid-19 selama 24 jam terakhir. Mungkin karena sudah terbentuk imunitas, karena yang divaksin sudah banyak, masyarakat juga sudah mulai sadar untuk menjaga dirinya sendiri dan keluarga,” ungkap Hakim kepada Bangkapos.com, Senin (4/4/2022) sore.

Diakuinya kasus Korona di daerah dengan jargon Kota Beribu Senyuman ini memang sedang mengalami tren penurunan. Dalam sepekan terakhir, penambahan kasus harian juga tak lebih dari 20 orang per hari.

Hal ini juga tak lepas dari beberapa strategi yang dilakukan untuk mengatasi Covid-19 di Kota Pangkalpinang.

Pertama, intervensi pada hulu dengan melakukan testing atau pengetesan dan tracing atau pelacakan hal ini penelusuran kontak erat guna mencegah penularan Covid-19.

“Kedua, adalah intervensi pada sisi pengobatan atau treatment. Jadi kita terus tracking terhadap orang-orang yang positif ini agar cepat dapat, selesai dan cepat sembuh,” terang Hakim.

Di samping itu menurut Hakim, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 masih terus dikejar yang mana sampai saat ini capaian vaksinasi di Pangkalpinang telah mencapai 89,67 persen atau 170.990 jiwa untuk dosis pertama.

Dosis kedua 145.770 jiwa atau baru 76,45 persen dan booster atau penguat 27.319 jiwa atau baru terealisasi 18,45 persen dari target 190.668 orang.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved