Berita Pangkalpinang

Tingkatkan Kunjungan Wisatawa,Cheng Beng Jadi Daya Tarik Wisata Religi Unggulan di Pangkalpinang

Cheng Beng atau sembahyang kubur bagi masyarakat Tionghoa sebagai satu di antara wisata unggulan yang menjadi daya tarik wisata religi.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Sejumlah masyarakat keturunan Tionghoa saat melakukan ritual keagamaan Cheng Beng atau ziarah kubur di pemakaman Sentosa, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (5/4/2022) sore. Cheng Beng diperingati setiap tanggal 4 April. 

POSBELITUNG.CO  --  Cheng Beng atau sembahyang kubur bagi masyarakat Tionghoa sebagai satu di antara wisata unggulan yang menjadi daya tarik wisata religi di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Untuk itu Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil mengakui Cheng Beng ini bisa meningkatkan kunjungan wisatawan di daerah karena tradisi ini sudah terbukti meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegara.

“Pasti sangat berdampak, apalagi ribuan orang datang ke kita ke Bangka Belitung khususnya yang dari luar. Secara ekonomi luar biasa dampaknya,” kata Maulan kepada Bangkapos.com, Selasa (5/4/2022).

Molen sapaan akrab Maulan Aklil mengatakan, ritual keagamaan Cheng Beng secara ekonomi memang dapat mendongkrak perekonomian di Pangkalpinang. Apalagi dengan datangnya ribuan wisatawan dari luar dan mancanegara ke Pangkalpinang.

Selain menghadirkan sektor wisata religi juga mendatangkan dampak ekonomi yang baik dengan kunjungan wisatawan.

Seperti yang diketahui, dengan adanya pembatasan sejak beberapa tahun terakhir akibat Covid-19 pariwisata di Pangkalpinang memang sempat terpuruk, namun pada tahun 2021 lalu Pangkalpinang dapat kembali bertahan. Pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata yang melejit mencapai 113 persen atau menjadi Rp17,5 miliar dari target yang direncanakan sebesar Rp15 miliar.

Hal itu imbas dari kunjungan wisatawan ke Pangkalpinang yang mencapai 195.230 orang pada Tahun 2021 atau meningkat 61.582 orang dibandingkan pada tahun 2020 yang hanya 133.648 orang.

“Jadi kami kira selain wisata juga mendatangkan dampak ekonomi yang cukup baik selama Cheng beng di Pangkalpinang,” ungkap Molen.

Molen menjelaskan, ritual keagamaan yang jatuh setiap tanggal 4 April ini merupakan tradisi ziarah kubur. Tujuan Cheng Beng adalah mempererat tali silaturahmi antar anggota keluarga.

Selain mengenang dan memuliakan orang tua atau leluhur yang sudah meninggal dunia, tradisi ini juga sebagai sarana berkumpulnya saudara, kerabat, dan anak-anak maupun kolega para warga keturunan Tionghoa.

“Secara budaya ini kan sama dengan umat muslim yang menyambut bulan Ruwah menjelang Ramadan. Mereka pulang tidak hanya melakukan tradisi saja, tetapi bersilaturahmi dengan koleganya baik dari luar maupun yang ada di Bangka Belitung,” kata Molen/

Di samping itu menurutnya, pemerintah kota mendukung serta memfasilitasi kegiatan Cheng Beng, agar wisatawan lebih tertarik berwisata ke Bangka Belitung. Pengembangan wisata religi ini tentunya akan berdampak terhadap pembangunan pariwisata dan perekonomian masyarakat.

Terlebih dengan pemerintah pusat yang tidak lagi memberlakukan tes Polymerace Chain Reaction (PCR) bagi mereka yang sudah melakukan vaksinasi dosis ketiga, booster atau penguat.

“Tahun ini kita tidak ada pembatasan khusus, pemerintah pusat juga sudah jelas yang sudah booster bisa ke mana saja tanpa PCR termasuk ke kota kita,” ucap Molen.

Sejumlah masyarakat keturunan Tionghoa saat melakukan ritual keagamaan Cheng Beng atau ziarah kubur di pemakaman Sentosa, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (5/4/2022) sore. Cheng Beng diperingati setiap tanggal 4 April.
Sejumlah masyarakat keturunan Tionghoa saat melakukan ritual keagamaan Cheng Beng atau ziarah kubur di pemakaman Sentosa, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (5/4/2022) sore. Cheng Beng diperingati setiap tanggal 4 April. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
Halaman
12
Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved