Berita Pangkalpinang

Wali Kota Pangkalpinang Jalin Kerjasama dengan PT Kaltimex Energi, Kelola Sampah Jadi BBM

Pemerintah Kota Pangkalpinang melakukan penandatangana MOU antara Pemerintah Kota Pangkalpinang dengan PT Kaltimex Energi, , Rabu (6/4/2022).

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil bersama Komisioner PT Kaltimex Energy Widi Pancono saat melakukan penandatanganan kesepakatan bersama pengelolaan sampah menjadi BBS di ruang rapat Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Rabu (6/4/2022) siang. 

POSBELITUNG.CO -- Pemerintah Kota Pangkalpinang melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman antara Pemerintah Kota Pangkalpinang dengan PT Kaltimex Energi, Rabu (6/4/2022).

Kesepakatan bersama ini ditandatangani oleh Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil dengan Komisioner PT Kaltimex Energy Widi Pancono di ruang rapat Kantor Wali Kota Pangkalpinang.

Kerjasama ini dilakukan Pemkot Pangkalpinang untuk mengurangi penumpukan sampah dan mengolahnya agar bisa memberikan manfaat untuk kehidupan di ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Diantaranya dengan mewujudkan pengolahan sampah menjadi bahan bakar minyak ( BBM).

Menurut Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil, penyelenggaraan kerja sama penelitian dan pengembangan pengelolaan sampah ini saling memberi manfaat, baik bagi pemerintah kota maupun perusahaan.

“Alhamdulillah kita hari ini melakukan kerjasama dengan PT Kaltimex untuk penanganan sampah di Kota Pangkalpinang,” ungkap Molen kepada Bangkapos.com usai penandatanganan kerjasama tersebut.

Menurutnya, pada tahun 2021 lalu memang pihaknya pernah menyepakati kerjasama dengan PT Kaltimex Energy dalam hal penyediaan pasokan sampah untuk bahan baku Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

Kala itu Pemkot Pangkalpinang akan menyediakan sampah yang akan dipasok dijadikan bahan baku PLTSa oleh perusahaan yang berlokasi di Jakarta Selatan tersebut dengan harapan membantu pemerintah dan masyarakat dalam penanganan sampah.

Namun, kerjasama tersebut kerjasama yang diajukan untuk PLTSa tidak menemui titik terang dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) hingga terancam batal dan harus diulang kembali.

Oleh karenanya perusahaan itu mengubah kerjasama mengelola sampah menjadi bahan bakar sintetis (BBS).

“Karena tahun 2021 kemarin produk mereka listrik itu tidak menemui titik terang dengan PT PLN, jadi mereka mengubah hasil dari sampah itu bukan listrik tetapi menjadi bahan bakar,” terang Molen.

Di samping itu Molen menyebutkan, produksi sampah di Kota Pangkalpinang dapat mencapai lebih dari 100 ton per hari, sehingga dengan adanya kerja sama tersebut akan membantu pemerintah dan masyarakat dalam penanganan sampah.

“Jadi MoU kita ulang kembali proses yang lain tetap berjalan. Dahulu untuk listrik, sekarang untuk bahan bakar,” kata Molen.

Pemerintah Kota Pangkalpinang menargetkan, pada tahun 2022 ini sudah ada tindak lanjut dari PT Kaltimex Energy, mulai dari peninjauan lahan hingga ground breaking atau peletakan batu pertama.

Halaman
12
Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved