Jokowi Tak Mungkin Presiden 3 Periode, Wiranto Ungkap Alasannya, Masinton Bongkar Sosok Bikin Kisruh

Presiden tiga periode bisa terjadi kalau UUD 45 diamandemen, tapi sulit dilakukan dan Jokowi menegaskan menolak presiden tiga periode

Penulis: Hendra CC | Editor: Hendra
Tangkap Layar Youtube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA, - Wacana untuk menjadi Joko Widodo menjabat sebagai presiden tiga periode sudah membuat kisruh di tanah air.

Sejumlah aksi penolakan pun terjadi.

Bahkan anggota DPR RI pun banyak yang tak menyetujui wacana presiden tiga periode tersebut.

Lalu pertanyaannya bisakah jabatan presiden tiga periode terwujud.

Adakah aturan yang membolehkan presiden menjabat tiga periode.

Pertanyaan ini pun kemudian dijawab oleh Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Wiranto sebagaimana dikutip Posbelitung.co dari Kompas.com.

Ia mengatakan memperpanjang jabatan presiden menjadi tiga periode sulit dilakukan dan tak mungkin bisa terjadi.

"Mungkinkah jabatan tiga periode, penundaan pemilu, ataupun perpanjangan masa jabatan? Dalam konteks UUD 1945, karena ketiga-tiganya akan menyangkut pasal-pasal dalam UUD 1945. Sekarang mungkinkah perubahan itu terjadi? sebelum lagi kita ramai membicangkan itu," ujar Wiranto dalam konferensi pers di Kantor Wantimpres usai berdialog dengan BEM Nusantara pada Jumat (8/4/2022).

Penjelasan ini disampaikannya saat menerima perwakilan mahasiswa yang melakukan aksi menolak jabatan presiden ditambah dari dua periode menjadi tiga periode.

Wiranto dihadapan para mahasiswa dengan tegas mengatakan tidak mungkin jabatan presidan jadi tiga periode.

Ia pun menjelaskan 4 alasan jabatan presiden tiga periode tak mungkin terjadi.

Pertama:

Dalam UUD 1945 jabatan presiden maksimal hanya 2 periode saja.

Bila mau menambah masa jabatan presiden lebih dari 2 periode secara langsung tentunya melanggar UUD 1945.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved