Bikin Kisruh Wacana Presiden Tiga Periode, Luhut Diberi Jabatan Lagi oleh Jokowi Atur SDA Nasional

Terbukti Luhut Binsar Pandjaitan sangat kuat, Jokowi pernah larang ekspor oleh Luhut 2 hari kemudian dibuka lagi, kini disuruh atur air nasional

Editor: Hendra
TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Jend. TNI. Purn. Luhut Binsar Panjaitan 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA,  - Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan disebut-sebut sosok orang dibalik wacana presiden tiga periode.

Imbasnya akibat wacana presiden tiga periode ini membuah kisruh di Indonesia hingga terjadinya demo oleh mahasiswa seluruh Indonesia.

Presiden Joko Widodo pun kemudian menegaskan dan mengingatkan agar para menterinya tak berbicara tentang presiden tiga periode atau memperpanjang masa jabatan presiden.

Baca juga: Masinton Beberkan Sosok Dalang Wacana Presiden 3 Periode, Sebut Luhut Lord Brutus Jerumuskan Jokowi

Namun kini sebaliknya. Luhut yang sudah membuat kisruh dengan wacana presiden tiga periode malah dapat penghargaan dari Jokowi.

Selain sebagai menteri utama di Kabinet Jokowi, Luhut kini dipercaya Jokowi menjabat sebagai Ketua Harian Dewan Sumber Daya Air Nasional.

Sontak keputusan Jokowi ini menimbulkan pertanyaan besar bagi sejumlah pihak.

Keputusan itu ditetapkan Presiden Jokowi dengan menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 53 Tahun 2022 Tentang Dewan Sumber Daya Air Nasional pada 6 April 2022.

Dewan SDA Nasional merupakan wadah koordinasi pengelolaan sumber daya air pada tingkat nasional.

Lembaga ini merupakan lembaga nonstruktural yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada presiden.

Dengan bertambahnya tugas ini, maka semakin panjang tanggung jawab yang kini dipegang Luhut.

Hal ini karena Luhut dikenal sering mendapat tugas dari Presiden Jokowi untuk mengurus sejumlah hal di luar tugas-tugas kementerian.

Baca juga: Jokowi Tak Mungkin Presiden 3 Periode, Wiranto Ungkap Alasannya, Masinton Bongkar Sosok Bikin Kisruh

Belum lama ini Presiden Jokowi juga mengungkapkan amarahnya dalam sidang kabinet terkait wacana penundaan Pemilihan Umum (Pemilu) dan perpanjangan masa jabatan presiden 3 periode.

Saat itu dia melarang para menterinya untuk membahas soal wacana penundaan pemilu ataupun perpanjangan masa jabatan presiden.

"Jangan sampai ada lagi yang menyuarakan lagi mengenai urusan penundaan, urusan perpanjangan, nggak," kata Jokowi dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (6/4/2022) lalu.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved