Virus Corona di Bangka Belitung

Pasien Tinggal Empat Orang, RSUD Marsidi Judono Belitung Sisakan Satu Ruang Perawatan Covid-19

Oleh sebab itu, manajemen RSUD memutuskan menonaktifkan isolasi B sebagai ruangan perawatan pasien Covid-19.

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Novita
Posbelitung.co/Dede Suhendar
Direktur RSUD Marsidi Judono Belitung dr Hendra SpAn 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Tren pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD Marsidi Judono Tanjungpandan terus menunjukkan penurunan.

Bahkan data terakhir mencatat, empat orang dirawat di ruangan isola A, dengan bed occupancy rate (BOR) menyisakan 3,80 persen dari kapasitas 105 tempat tidur.

Oleh sebab itu, manajemen RSUD memutuskan menonaktifkan isolasi B sebagai ruangan perawatan pasien Covid-19.

"Iso B mulai dinonaktifkan sejak hari Minggu tanggal 10 April 2022 kemarin. Sekarang isolasi B beralih fungsi menjadi ruangan perawatan non Covid untuk pasien penyakit infeksi paru air borne disease," kata Direktur RSUD Marsidi Judono Tanjungpandan, dr Hendra SpAn, kepada Posbelitung.co, Senin (11/4/2022).

Ia menjelaskan, tren penurunan pasien mulai terjadi semenjak pada tanggal 30 Maret 2022 lalu dengan jumlah di bawah 10 orang.

Sejak saat itu, jumlah pasien mulai turun dan sempat naik tapi masih stabil di bawah 10 pasien.

Bahkan data kondisi tempat tidur Covid-19 tiga hari lalu, tepatnya tanggal 9 April 2022, terpakai tujuh unit. Rinciannya, empat tempat tidur terpakai di isolasi A dan sisanya isolasi B.

Tanggal 10 April, pasien berkurang menjadi lima orang sehingga manajemen RSUD memustuskan menonaktifkan ruangan isolasi B.

"Terakhir data hari ini (Senin) jumlah pasien ada empat orang, sehingga diputuskan RSUD hanya mengaktifkan iso A dengan kapasitas maksinal sembilan tempat tidur pasien," imbuhnya. ( Posbelitung.co/Dede Suhendar)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved