Kesehatan

Migrain Banyak Kambuh di Bulan Puasa, Ketahui Ini Obat Tradisional Pereda Migrain

Melansir Migraine Trust, kebanyakan penyebab migrain berasal dari pengaruh tubuh yang tengah menahan lapar dan dahaga.

Penulis: Rizka Pratiwi | Editor: Hendra
Unsplash.com
Foto ilustrasi teh peppermint 

POSBELITUNG.CO -  Migrain merupakan serangan sakit kepala sebelah yang ekstrem dan melemahkan, sering didahului atau disertai dengan gangguan panca indera dan pencernaan.

Bahkan Migrain kerapkali disertai dengan gejala-gejala seperti nyeri, mual, muntah, hingga kepekaan ekstrem terhadap cahaya dan suara.

Bila tidak diatasi, serangan tersebut akan terus berulang, bahkan dapat menjadi kronis.

Banyak faktor yang berkontribusi pada kondisi ini, termasuk kecemasan, stres, suara keras, bau yang kuat, obat-obatan, tidur yang tidak seimbang, melewatkan makan dan sebagainya.

Selain itu, ketika puasa juga memicu berbagai faktor yang menyebabkan migrain atau sakit kepala.

Melansir Migraine Trust, kebanyakan penyebab migrain berasal dari pengaruh tubuh yang tengah menahan lapar dan dahaga.

Masalah kesehatan ini umumnya dialami orang yang ber puasa di tempat dengan cuaca lebih panas dan waktu puasa yang lebih panjang.

Tapi, kondisi ini biasanya jarang dialami oleh orang yang senantiasa menjaga pola makan yang sehat ketika sahur dan berbuka.

Meski telah tersedia berbagai obat untuk mengatasi migrain, namun Anda bisa mencoba melakukannya dengan cara yang lebih alami menggunakan bahan yang berada di dapur.

Melansir laman The Health Site, ada 4 minuman obat tradisional yang diketahui dapat membantu mengobati migrain dan mengurangi rasa sakit di kepala. Ramuan herbal ini dapat diminum ketika sahur maupun berbuka puasa.

1. Air Hangat yang Telah Diberi Beberapa Sendok Cabai Rawit

Foto ilustrasi bubuk cabai
Foto ilustrasi bubuk cabai (Unsplash.com)

Untuk mengonsumsi minuman ini Anda hanya perlu menambahkan beberapa cabai rawit ke dalam air hangat.

Cabai rawit memiliki sifat penghilang rasa sakit saat migrain datang.

Caranya, Anda hanya perlu menaburkan 1/4 sendok teh cabai rawit ke dalam air panas dan minumlah selagi hangat.

Halaman
123
Sumber: Nakita
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved