Berita Belitung

Harga Daging Sapi di Belitung Diprediksi Bisa Tembus Rp200 Ribu, Stok untuk Lebaran Dipastikan Aman

Meski begitu, ia memastikan stok sapi untuk kebutuhan hari raya aman, lantaran ada sebanyak 417 ekor sapi yang kini ada dan siap potong.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Novita
IST/Dokumentasi Bidang Peternakan
Sapi dari Madura yang baru tiba di Pelabuhan Tanjungpandan, Belitung, Senin (18/4/2022) malam. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Belitung, Destika Effenly, memprediksi harga daging sapi yang dijual di pasaran dapat menembus harga Rp200 ribu per kilogram pada H-2 atau H-3 Lebaran.

Hal itu mengacu pada harga terkini yang terus mengalami kenaikan. Padahal jika dibandingkan tahun sebelumnya, harga daging sapi segar pada H-2 lebaran Rp170 ribu per kilogram.

"Kalau tahun ini indikasi akan naik karena sapi BX harganya naik. Dulu, harga sapi hidup Rp56.000 per kilo, sekarang Rp60.000 lebih. Sementara harga sapi lokal biasanya lebih naik daripada sapi BX," jelasanya, Selasa (19/4/2022).

Meski begitu, ia memastikan stok sapi untuk kebutuhan hari raya aman, lantaran ada sebanyak 417 ekor sapi yang kini ada dan siap potong.

"Kemarin ada masuk 304 ekor untuk Pulau Belitung, 274 untuk Kabupaten Belitung. Kalau ketersediaan Insyaallah tidak akan mengalami permasalahan," jelas Destika.

Pada tahun-tahun sebelumnya, untuk memenuhi kebutuhan selama puasa dan lebaran. jumlah pemotongan sapi berkisar antara 300-400 skor sapi.

Peningkatan jumlah potong sapi mengalami kenaikan pada H-7 yang biasanya mencapai 200 ekor.

Ia memperkirakan, tahun ini jumlah sapi yang akan dipotong mengalami kenaikan karena kondisi pandemi Covid-19 yang mulai terkendali dan ekonomi yang sudah mulai pulih.

Destika juga mengimbau masyarakat agar tidak perlu panik, karena daging sapi bisa disimpan atau jika memang ingin membeli mendekati hari raya, stoknya aman.

Sementara itu, Kabid Peternakan, Suparman, mengatakan, stok sapi di Belitung saat ini ada 417 ekor.

Jumlah tersebut termasuk sapi yang baru datang dari Madura sebanyak 274 ekor, ditambah sapi dari Pulau Bangka 18 ekor, dan dari stok peternak lokal sebanyak 125 ekor.

"Kalau saya lihat kondisi yang ada, perkiraan untuk lebaran stok cukup. Sambil jalan nanti ada konfirmasi dari berbagai daerah pemasok seperti Lampung, Madura, dan Pangkalpinang," kata Suparman.

Menurut dia, sapi-sapi yang akan dan telah dipotong juga telah melalui pemeriksaan oleh dokter hewan. Jika ada masalah penyakit, maka hewan tersebut akan dikarantina.

"Ada pemeriksaan sebelum dan setelah dipotong. Karena kalau jeroan itu kan bisa diketahui setelah dipotong. Sampai sejauh ini kondisi (hewan) baik," sebut dia. ( Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved