Berita Belitung Timur

Operasi Ketupat Menumbing 2022 Dimulai, Polres Belitung Timur Turunkan 150 Personel

Terkait dengan transportasi umum dalam masa Idulfitri, Burhanudin menyebut tak akan ada gangguan dan dipastikan tetap tersedia.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Novita
Posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Bupati Belitung Timur, Burhanudin, memasang pita tanda dimulainya Operasi Ketupat Menumbing 2022, Jumat (22/4/2022). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Bupati Belitung Timur, Burhanudin, memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Menumbing 2022 yang digelar di halaman Polres Belitung Timur, Jumat (22/4/2022).

Operasi Ketupat tahun ini bertujuan mengamankan arus mudik maupun pergerakan masyarakat selama Idulfitri 1443 Hijriah.

Seusai apel, didampingi Kapolres Belitung Timur AKBP Taufik Noor Isya, Burhanudin menyatakan siap mendukung dan mengikuti arahan Kapolri terkait peraturan mudik tahun ini.

"Bagaimana kita menjaga sinergisitas untuk menjaga kondisi masyarakat tetap aman dan nyaman dalam merayakan Idulfitri, sesuai dengan tema operasi kali ini yaitu Wujud Sinergi Polri dengan Instansi Terkait untuk Menjamin Masyarakat Aman dan Sehat dalam Perayaan Idulfitri 1443 H'," kata Burhanudin.

Dia juga akan menyosialisasikan arahan-arahan tentang mudik ini kepada jajaran camat dan kepala desa supaya informasi bisa lebih masif diterima masyarakat.

Terkait dengan transportasi umum dalam masa Idulfitri, Burhanudin menyebut tak akan ada gangguan dan dipastikan tetap tersedia.

"Untuk angkutan kota kita tidak punya, tapi kita mengantisipasi dari Tanjungpandan ke Manggar. Itu saja. Bus angkutan Dishub juga sudah disiapkan standby di terminal untuk mengantisipasi saja," jelasnya..

Kapolres Belitung Timur, AKBP Taufik Noor Isya, mengatakan, sebanyak 150 personelnya terlibat dalam Operasi Ketupat Menumbing 2022.

Ada beberapa pos yang akan dibangun nantinya untuk mengamankan jalannya hari raya umat Muslim itu.

"Tempat wisata jadi salah satu pantauan kami, karena walaupun sepi tapi mungkin ada kumpul keluarga. Kemudian pelabuhan, karena di sini tidak ada pelabuhan, jadi normal saja. Kami akan lebih banyak mobile bersama Polair, Tagana, dan SAR," kata Taufik.

Mengenai ancaman dan potensi kejahatan sebelum, saat, dan setelah Idulfitri, dia mengatakan sudah memerintahkan jajarannya di polsek agar berpatroli. Jika menemukan perilaku yang mencurigakan, bisa dilakukan tindakan secara terukur supaya perayaan Idulfitri bisa dijalani dengan kamtibmas yang aman dan kondusif.

Dia menjelaskan, operasi ini sebenarnya akan dimulai pada 28 April mendatang. Namun dipercepat karena di seluruh Indonesia sudah ada pergerakan masyarakat yang mudik lebih cepat ke daerah masing-masing.

"Jadi dipercepat untuk pembukaan operasinya. Operasi ini berlangsung sampai 9 Mei 2022. Semoga dengan lebih awal menggelar kesiapan operasi maka kerjasama TNI/Polri dan pemerintah daerah dalam melaksanakan pengamanan Lebaran 2022 lebih siap," imbuh Taufik. ( Posbelitung.co/Bryan Bimantoro)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved