Presiden Jokowi: Uang BLT Minyak Goreng Jangan Dibelikan Pulsa

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat untuk menggunakan uang BLT minyak goreng sesuai dengan yang diarahkan Menteri Sosial Tri Rismaharini

Editor: Khamelia
Capture Youtube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo (Jokowi) 

POSBELITUNG.CO -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat untuk menggunakan uang BLT minyak goreng sesuai dengan yang diarahkan Menteri Sosial Tri Rismaharini yakni untuk membeli minyak goreng atau sembako. 

Presiden meminta uang BLT minyak goreng tidak digunakan untuk membeli pulsa.

"Bapak ibu sekalian yang saya hormati, tolong disampaikan kepada para penerima bahwa BLT minyak goreng ini betul-betul  digunakan sesuai yang telah diarahkan Menteri Sosial, baik itu untuk membeli minyak goreng maupun sembako. Tapi jangan dipakai untuk beli pulsa," kata Jokowi saat dialog penyerahan Bansos di Gedung Pos, Jakarta, Senin, (25/4/2022).

Jokowi kemudian menanyakan penyaluran BLT Minyak Goreng melalui PT Pos di sejumlah daerah, salah satunya di Serang, Banten.

"Apakah masih ada sisa banyak yang belum diberikan kepada masyarakat penerima?" tanya Presiden.

"Untuk di Serang tadi siang sisa 110, terbesar di kota dan kabupaten Serang," ucap salah seorang petugas. 

Dalam dialog tersebut diketahui bahwa BLT Minyak Goreng yang sudah tersalurkan di Serang mencapai 98,36 persen. Sementara itu di Provinsi DKI Jakarta mencapai 93,30 persen.

"Sisanya tinggal 1.420 pak presiden, artinya tinggal 0,7 persen," pungkasnya.

Sebelumnya, pemerintah memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng sebesar Rp100 ribu perbulan.

Pemberian BLT tersebut untuk meringankan beban masyarakat akibat melambungnya harga minyak goreng. 

"Kita tahu harga minyak goreng naik cukup tinggi sebagai dampak dari lonjakan harga minyak sawit di pasar internasional. Untuk meringankan beban masyarakat pemerintah akan memberikan BLT minyak goreng," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam keterangan persnya, Jumat, (1/4/2022).

Bantuan diberikan kepada 20,5 juta keluarga yang masuk dalam daftar penerima bantuan pangan non tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH). 

"Serta 2,5 juta PKL yang berjualan makanan gorengan," katanya.

Adapun BLT diberikan selama tiga bulan yakni April, Mei, dan Juni yang akan dibayarkan sekaligus pada April 2022 sebesar Rp300 ribu.

"Saya minta Kementerian Keuangan, Kementerian Sosial, TNI serta Polri berkoordinasi agar pelaksanaan penyaluran bantuan ini berjalan dengan baik dan lancar," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Presiden Jokowi Minta Uang BLT Minyak Goreng Tidak Dibelikan Pulsa

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved