Perang Rusia dan Ukraina

Gawat! Perang Dunia 3 Sudah di Depan Mata, Rusia Dikeroyok Amerika CS, Jerman Bawa Tank Anti Pesawat

Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Republik Ceko dan NATO kini mengeroyok Rusia dengan dalih membantu Ukraina berperang

Editor: Hendra
AFP
Pekerja membongkar monumen Soviet untuk persahabatan Ukraina-Rusia, di tengah invasi Rusia ke Ukraina. Pihak berwenang di Kyiv pada 26 April 2022 mulai menghancurkan sebuah monumen yang melambangkan hubungan bersejarah antara bekas Soviet Ukraina dan Rusia, koresponden AFP melaporkan, lebih dari dua bulan setelah pasukan Moskow menginvasi Ukraina. 

Faktanya, dibantu oleh rudal anti-pesawat dan anti-baju besi yang dipasok oleh Amerika Serikat dan sekutu Eropa, pasukan Ukraina memaksa militer Rusia untuk mundur dari Ukraina utara dalam waktu enam minggu setelah invasi 24 Februari.

Tetapi, Moskow sekarang mengendalikan sebagian besar wilayah timur dan selatan Ukraina, tampaknya bertujuan untuk memperluas ke pusat negara itu dengan mengirimkan lebih banyak pasukan dan peralatan.

Para ahli percaya, rencana Rusia adalah menggunakan penembakan jarak jauh untuk mengusir sebagian besar pasukan Ukraina dan baru kemudian mengirim pasukan darat dan tank untuk mengamankan tanah.

Pilihan terbaik Ukraina adalah untuk melawan dengan artileri unggul - didukung oleh perlindungan dari serangan udara untuk menghancurkan senjata Rusia, menurut Mike Jacobson, seorang ahli sipil AS dalam artileri lapangan.

Jacobson meramalkan bahwa ini akan mengarah pada "perang gesekan" di mana Ukraina, dengan peralatan yang dipasok sekutu dengan jangkauan yang lebih jauh dan penargetan yang lebih akurat, dapat menghentikan Rusia.

"Saya percaya artileri superior akan mengurangi kemampuan Rusia untuk mempertahankan pertarungan ini," kata Jacobson kepada AFP.

Phillips O'Brien, profesor studi strategis Universitas St Andrews yang memposting analisis harian perang di Twitter, menulis bahwa pertarungan artileri yang akan datang akan menyerupai Perang Dunia I, masing-masing pihak berusaha melemahkan pihak lain dengan tembakan yang melelahkan.

Tentara Rusia "jauh lebih kecil dan menderita kerugian peralatan besar. Tentara Ukraina lebih kecil, tetapi persenjataannya akan jauh lebih baik," katanya.

" Rusia perlu mengubah dinamika itu atau ia akan kalah dalam perang gesekan."

Pasokan Senjata ke Ukraina

AS dan sekutunya bergerak cepat dengan pasokan untuk mengambil keuntungan dari pengelompokan kembali pasukan Rusia yang lambat setelah kemunduran mereka di Ukraina utara.

Setidaknya 18 dari 90 artileri yang ditarik yang dijanjikan Washington dalam dua minggu terakhir telah dikirim ke pasukan Ukraina, dan lebih banyak lagi sedang diburu awal pekan ini, menurut seorang pejabat Pentagon.

Washington juga memasok hampir 200.000 butir amunisi howitzer, dan mengatur pasokan amunisi untuk artileri buatan Rusia yang saat ini dioperasikan pasukan Ukraina.

Sekitar 50 tentara Ukraina telah dilatih untuk menggunakan howitzer AS, dan lebih banyak lagi sedang dilatih minggu ini.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved