Doa dan Amalan

Apakah Puasa Syawal Boleh Dikerjakan Tidak Berurutan? Ini Penjelasan, Niat dan Doanya

Setelah umat Muslim merayakan hari raya Idul Fitri, salah satu amalan yang dilakukan selama bulan Syawal yakni Puasa Sunnah Syawal.

Penulis: Rizka Pratiwi | Editor: Fitriadi
Unsplash.com
Ilustrasi Kurma dan Tasbih 

Niat Puasa Sunnah Syawal

Berikut ini lafal niat Puasa Sunnah Syawal.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: “Aku berniat puasa sunah Syawwal esok hari karena Allah SWT.”

Doa Puasa Sunnah Syawal

Terdapat dua doa buka puasa yang dapat dibaca diantaranya:

Pertama,

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Latin: Allahumma laka shumtu wabika amantu wa ‘ala rizqika afthartu birahmatika yaa arhamar rahimin.

Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan kepada-Mu aku beriman, dengan rizqi-Mu aku berbuka, dengan rahmat-Mua, wahai Dzat yang Maha Penyayang."

Kedua,

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

Latin: Dzahabaz zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru, insya Allah.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved