Perang Rusia dan Ukraina

Amerika Kesal India Borong Minyak Rusia, Tak Sanggup Beli BBM Rakyat Inggris Terancam Kedinginan

Ikut Amerika, negara barat merasakan dampak mengerikan akibat memboikot komoditi Rusia, sampai terancam kedinginan akibat kekurangan listrik dan BBM

Penulis: Hendra CC | Editor: Hendra
ISTIMEWA
ILUSTRASI kilang minyak 

POSBELITUNG.CO, MUMBAI – Sejumlah perusahaan di India memborong komoditi dari Rusia.

Rusia yang membutuhkan pasokan dana untuk perang dengan Ukraina dan sekutunya memberikan tawaran menggiurkan yakni berupa diskon besar-besaran.

Tawaran tersebut tak disia-siakan oleh beberapa perusahaan India yang membutuhkan komoditi asal Rusia.

Namun rupanya Amerika Serikat tak senang dengan sikap India yang memborong sejumlah komoditi asal Rusia tersebut.

Baca juga: Joe Biden Khawatir dengan Putin, Siap Sambut Serangan Barat, Rusia Tak Takut Dikeroyok AS dan Sekutu

Sementara mereka memboikot komoditi Rusia hingga rakyatnya kesusahan, India malah enak-enakan membeli komoditi Rusia dengan diskon besar-besaran.

Bahkan Amerika Serikat telah mengancam India jika pihaknya melanjutkan transaksi jual beli minyak Rusia maka akan membawa konsekuensi besar pada negara tersebut.

Dengan melangsungkan perdagangan ini para analis Amerika Serikat menyebut bahwa India dapat membantu mendorong pemulihan ekonomi Rusia, dengan begitu ketegangan konflik antara Putin dan Ukraina akan semakin berlarut-larut.

Namun nampaknya peringatan ini tak lagi dipedulikan  India, pihaknya justru tetap melanjutkan kegiatan impor minyak  Rusia di tengah memanasnya perang dengan Ukraina.

Seperti perusahaan minyak dan gas India Gujarat State Petroleum dan GAIL, keduanya dalam beberapa bulan terakhir telah aktif membeli sejumlah kargo gas alam cair dari Rusia dengan harga yang jauh lebih murah ketimbang harga di pasar global.

Baca juga: Kim Jong-Un Dukung Putin Habisi Musuhnya, Peran Amerika Terbongkar, Politisi Akui AS Kehabisan Uang

Melansir data yang dikumpulkan Business Insider, total pembelian minyak mentah  Rusia yang dilakukan  India telah mencapai 700.000 barel per hari pada April 2022.

Angka ini melonjak drastis dari pembelian di bulan Januari hingga Maret yang hanya sebesar 300.000 barel per hari.

Keberadaan minyak mentah  Rusia kini menjadi penting bagi  India, lantaran negara beruang merah telah menyumbangkan pasokan minyaknya hampir 17 persen.

Meski India menjalin hubungan perdagangan yang baik dengan Putin, namun pihaknya menegaskan bahwa akan tetap mempertahankan netralitasnya dalam perang Rusia di Ukraina.

Keputusan  India untuk melangsungkan impor minyak mentah justru berbanding terbalik dengan sikap Uni Eropa yang secara resmi telah mengembargo komoditi energi dari  Rusia.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved