Berita Pangkalpinang

Molen: UMKM Berperan Penting Dalam Pembangunan Ekonomi Bangka Belitung

Banyak efek yang kita peroleh dari munculnya kafe hingga pelaku UMKM, salah satunya meratakan perekonomian.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Tedja Pramana
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil mengatakan, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) berperan sangat besar terhadap pembentukan pertumbuhan ekonomi di ibukota Provinsi Bangka Belitung ini.

Dimana UMKM berperan dalam pemerataan tingkat perekonomian rakyat sebab berada di berbagai tempat.

"Banyak efek yang kita peroleh dari munculnya kafe hingga pelaku UMKM, salah satunya meratakan perekonomian," kata dia kepada Bangkapos.com, Kamis (12/5/2022).

Molen sapaan Maulan Aklil mengungkapkan, selain meratakan perekonomian UMKM berperan untuk mengentaskan masyarakat dari kemiskinan dan membuka lapangan kerja baru sebab angka penyerapan tenaga kerja terhitung tinggi.

Menurutnya saat ini diperkirakan ada sekitar 30 ribuan UMKM di Pangkalpinang yang terdata dan tidak terdata.

Apabila satu UMKM dapat mempekerjakan satu orang ia optimis dapat mengurangi angka pengangguran hingga menyerap tenaga kerja.

"Bayangkan kalau satu UMKM menyerap satu orang, itu ada sekitar 30.000-an orang tenaga kerja terekrut," terang Molen.

Oleh karena itu lanjut dia, pemerintah kota terus menciptakan iklim investasi yang ramah di Pangkalpinang.

Hal itu terus dirinya lakukan supaya pertumbuhan ekonomi dan pembangunan dapat berjalan beriringan dan sama-sama meningkat setiap tahunnya.

Di sisi lain, sejauh ini upaya Pemkot Pangkalpinang yang memberikan kemudahan dalam berusaha dan berinvestasi telah mendapat catatan positif dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.

Catatan positif itu yakni layanan helpdesk yang dimiliki Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker), membantu menyelesaikan permasalahan terkait aplikasi perizinan melalui sistem Online Single Submission (OSS).

"Ini salah satunya kami juga buat karena sudah perizinan berikut tidak ribet kita bisa bantu semuanya," ucapnya.

Kendati begitu kata Molen, untuk pemulihan ekonomi di sektor UMKM pemerintah kota telah memberikan bantuan kepada 147 pelaku usaha dengan total anggaran Rp150 juta sepanjang tahun 2021 lalu.

Pihaknya optimis berupaya untuk menaikkan nilai investasi di Kota Pangkalpinang sehingga pertumbuhan ekonomi kita tambah tinggi lagi dan meningkat.

"Terus kita kejar beberapa kegiatan lain yang akan menstimulus perekonomian di Kota Pangkalpinang semakin menggeliat," kata Molen.

(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved