Perang Rusia dan Ukraina

Hancur Berantakan Digempur Rusia, Ukraina Masih Ingin Melawan, Minta Bantuan Persenjataan ke Amerika

Rusia terus menggempur Ukraina hingga hancur. Parlemen Ukraina sebut negaranya seperti neraka sulit menang perang lawan pasukan Rusia

Editor: Hendra
(Photo by Aris Messinis / AFP) (AFP/ARIS MESSINIS)
Sejumlah prajurit Ukraina membawa tubuh rekannya yang terluka akibat perang di kota Irpin, barat laut Kyiv, pada 13 Maret 2022. 

POSBELITUNG.CO --  Ukraina sudah sangat kewalahan menghadapi militer Rusia.

Dengan peralatan tua yang dimiliki, tak sanggup lagi melawan peralatan militer Rusia yang modern dan canggih.

Belum lagi jumlah pasukan militer yang dimiliki oleh Ukraina kalah jauh dibandingkan dengan Rusia.

Seorang anggota parlemen Ukraina menilai barisan depan negaranya sudah seperti neraka.

Pertahanan mereka hancur dan korban semakin banyak berjatuhan.

Baca juga: Ngotot Jatuhkan Sanksi, Kemunafikan Jerman Terkuak, Sok Bela Ukraina Tapi Butuh Minyak dan Gas Rusia

Karenanya ia meminta bantuan dari Amerika Serikat untuk menyediakan sistem pertahanan udara dan jet tempur ke Ukraina.

Dia mengatakan bahwa situasi di medan perang jauh lebih buruk daripada di awal perang.

"Ini adalah neraka di garis depan sekarang," kata Oleksandra Ustinova di meja bundar Dana Marshall Jerman di Washington, Jumat (13/5/2022), seperti dikutip dari CNN.

“Kami terus kehilangan lebih banyak orang sekarang daripada di awal perang.”

Seorang prajurit Ukraina berjaga di jalan di samping sebuah bangunan yang rusak di kota Borodianka, barat laut Kyiv, pada 6 April 2022, akibat terkena gempuran militer Rusia
Seorang prajurit Ukraina berjaga di jalan di samping sebuah bangunan yang rusak di kota Borodianka, barat laut Kyiv, pada 6 April 2022, akibat terkena gempuran militer Rusia (AFP/GENYA SAVILOV)

Daria Kaleniuk, seorang aktivis masyarakat sipil Ukraina terkemuka, mengatakan beberapa hal yang membuat Ukraina sulit memenangkan perang.

"Kita tidak bisa memenangkan perang ini dengan peralatan Soviet karena A. Rusia memiliki lebih banyak peralatan Soviet, B. kita tidak punya tempat untuk mendapatkan amunisi untuk ini, dan C. Rusia memiliki lebih banyak orang dan lebih banyak pasukan," kata Kaleniuk.

Baca juga: Tak Dibantu Negaranya, Tentara Ukraina Dikepung Rusia Minta Tolong ke Elon Musk Orang Terkaya Dunia

Ustinova mengatakan Ukraina tidak lagi mencari jet tempur MiG era Soviet karena perang telah berubah.

Sebaliknya, dia mengatakan Ukraina membutuhkan Multiple Launch Rocket System (MLRS), howitzer self-propelled Paladin, dan jet tempur seperti F-16 untuk secara efektif melawan Rusia.

Ukraina juga meminta AS untuk mulai melatih pilot Ukraina untuk menggunakan jet semacam itu.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved