Berita Belitung

Berbahayakah PMK Sapi pada Manusia? Ini Penjelasan Dokter Hewan Distangan Belitung Timur

Di Belitung Timur sendiri Dinas Pertanian dan Pangan (Distangan) menyatakan bahwa tiga sapi sudah terindikasi terjangkit wabah ini.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Tedja Pramana
Bangkapos.com/Edwardi
Ilustrasi sapi 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) saat ini tengah melanda hewan ternak seperti sapi, kambing, kerbau dan lainnya.

Di Kabupaten Belitung Timur sendiri Dinas Pertanian dan Pangan (Distangan) menyatakan bahwa tiga sapi sudah terindikasi terjangkit wabah ini.

Dokter Hewan Distangan Belitung Timur, drh Theressia Hati mengatakan, wabah ini sudah menyebabkan kematian pada puluhan hewan ternak di seluruh Indonesia.

Penyakit ini menyerang hewan berkuku ditandai dengan adanya pembentukan lepuh dan erosi di mulut, lidah, gusi, nostril, puting, dan kulit sekitar kuku.

"Gejala-gejalanya yang paling kelihatan yaitu hewan ternak nafsu makannya kurang dan ada lepuh-lepuh di badannya. Wabah ini sangat menular," jelas drh Therissia kepada posbelitung.co, Sabtu (14/5/2022).

Dia bilang wabah ini sangat menular antara hewan ternak bahkan hanya lewat angin dan sentuhan. Karena itu dia meminta kepada peternak agar jangan mengunjungi ternak-ternak lain selain kepunyaan sendiri.

Dia juga menegaskan bahwa wabah ini bersifat zoonosis alias tidak menular kepada manusia sehingga tidak usah khawatir.

Dalam kasus wabah ini yang paling dirugikan adalah peternak karena bisa menyebabkan kematian pada hewan ternaknya.

"Jadi bagi para peternak yang mencurigai hewan ternaknya bergejala PMK segera melapor ke Distangan untuk diobati dan mencegah penularan yang masif ke hewan ternak lainnya," kata drh Therissia.

Dia bilang setelah dilaporkan ke pihaknya, dia bakal melakukan treatment kepada hewan- hewan ternak supaya tidak tertular. Pihaknya juga akan memberikan antibiotik pada hewan ternak yang terindikasi PMK.

"Bagi yang ingin melapor silakan kami di nomor 082281300758 supaya peternak tidak mengalami kerugian menjelang Iduladha," katanya.

(Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved