Virus Corona di Bangka Belitung

Presiden Bolehkan Tak Pakai Masker, Satgas Covid-19 Belitung : Hanya di Ruang Terbuka yang Tak Ramai

Penggunaan masker di tempat umum, harus disikapi bijak karena kondisi yang terjadi masih pandemi, bukan endemi seperti negara tetangga.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Novita
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung yang juga Pelaksana harian (Plh) Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Belitung, MZ Hendra Caya. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Presiden Joko Widodo membolehkan masyarakat yang beraktivitas di luar ruang tanpa menggunakan masker.

Mengenai hal ini, Pelaksana harian (Plh) Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Belitung, MZ Hendra Caya, menyebut, pihaknya tetap mengacu pada Inmendagri PPKM terbaru dan Surat Edaran Bupati Belitung yang masuk dalam level satu.

Dalam aturan tersebut, masyarakat tetap harus memakai masker di tempat-tempat tertentu.

Berkaitan dengan arahan Presiden Jokowi yang menyatakan boleh tidak pakai masker di tempat umum, dalam arti diperbolehkan saat berada di ruang terbuka yang tidak ramai atau dalam kategori PPKM level satu, yakni tak lebih dari 25 persen orang dalam satu tempat.

"Artinya, orang-orang di sekitar tidak menumpuk dan tidak ramai. Kondisinya, misal di rumah atau di tempat pegawai tidak ramai atau tempat umum yang jarak jauh jumlahnya 25 persen. Bukan berarti silakan buka semua," jelasnya, Rabu (18/5/2022).

"Misalnya di halaman Gedung Nasional, kalau ramai tetap pakai masker. Tapi kalau bisa menjaga jarak kondisinya jauh, silakan," imbuh Hendra.

Penggunaan masker di tempat umum, harus disikapi bijak karena kondisi yang terjadi masih pandemi, bukan endemi seperti negara tetangga, walaupun kasus Covid-19 di Belitung kini terus menurun signifikan.

"Kita berharap pemerintah segera mengeluarkan kebijakan endemi. Kalau endemi tidak ada lagi, boleh lepas semua (masker). Tapi kalau mengacu Inmendagri, tetap ada level itu yang jadi pertimbangan, makanya kita harus waspada. Saya berharap masyarakat tetap harus waspada dan menjaga protokol kesehatan. Kalau tidak terlalu penting sebaiknya tetap jaga jarak," kata Hendra. ( Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved