Berita Belitung

Pokdakan di Simpang Pesak Dapat Bantuan 4.000 Bibit Ikan Kerapu dari KKP RI

Tak hanya itu, kelompok ini dibekali dengan pengetahuan terkait strategi pengembangan dan peningkatan kapasitas.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Tedja Pramana
Ist/dinas perikanan beltim
4000 benih ikan kerapu yang diterima pokdakan di Simpang Pesak. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Baronang Jaya Desa Tanjung Batu Itam, Simpang Pesak, Belitung Timur mendapat bantuan hibah benih kerapu macan sebanyak 4.000 ekor.

Bantuan itu adalah Program Kampung Perikanan Budidaya, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), langsung dari balai besar perikanan budidaya laut Lampung.

Kepala Dinas Perikanan Belitung Timur, Yeni Srihartati mengatakan supaya mendukung keberhasilan pembudidaya dalam mengelola bantuan, pihaknya sudah bersinergi dengan Penyuluh Perikanan Bantu KKP wilayah kerja Belitung Timur untuk memberikan pembinaan dan pendampingan kepada tim Pokdakan.

Tak hanya itu, kelompok ini dibekali dengan pengetahuan terkait strategi pengembangan dan peningkatan kapasitas. Serta akan difasilitasi berupa penyediaan sarana dan prasarana (sarpras) budidaya lainnya sesuai kebutuhannya.

"Kita yang usulkan ke kementerian berdasarkan proposal yang kita bantu dari Pokdakan untuk pembentukan salah satu program dari perikanan reborn itu adalah untuk pembentukan kampung budidaya," kata Yeni, Minggu (22/5/2022).

Yeni bilang, Pokdakan Baronang Jaya sudah dikukuhkan melalui Surat Keputusan Desa Tanjung Batu Itam Nomor 14 Tahun 2020, dengan jumlah anggota 15 orang.

Selaras dengan itu juga Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia melalui Surat Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2022 tentang Kampung Perikanan Budidaya yang ditetapkan tanggal 15 Maret 2022, telah menunjuk dan menetapkan Desa Tanjung Batu Itam, Simpang Pesak, Kabupaten Belitung Timur sebagai salah satu lokasi penerima Program Kampung Perikanan Budidaya KKP dengan komoditas ikan kerapu.

"Sebenarnya mereka sebelum dibantu juga sudah pernah ekspor langsung ke pihak penampung dalam kondisi hidup. Jadi bantuan ini bakal lebih memberdayakan pokdakan ini. Semoga bisa terus diperhatikan oleh Kementerian Perikanan dan Kelautan," kata Yeni.

(Posbelitung.co/BryanBimantoro)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved