Berita Belitung

Seperti Suara Orang Bernapas Dalam Air, Buaya Muncul di Pantai Tanjung Kelayang

Kemunculan buaya ini bukan di perairan Pantai Tanjung Tinggi, tetapi di Pantai Tanjung Kelayang, Desa Keciput, Kecamatan Sijuk.

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Tedja Pramana
Ist/tangkap layar
Kemunculan buaya diperairan laut Pantai Tanjung Kelayang, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Sabtu (21/5/2022) sekitar pukul 17.38 WIB. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Rekaman video pendek memperlihatkan benda warna hitam seperti buaya muncul di perairan Pantai Tanjung Tinggi, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung sempat menghebohkan warga.

Namun untuk keberadaan buaya di perairan Belitung itu, ternyata tidak dipungkiri adanya. Sabtu (21/5/2022) sekitar pukul 17.38 WIB, dua orang remaja melihat langsung keberadaan buaya.

Namun lokasi kemunculan buaya ini bukan di perairan Pantai Tanjung Tinggi, tetapi di Pantai Tanjung Kelayang, Desa Keciput, Kecamatan Sijuk. Tidak diketahui pasti berapa ukuran buaya itu, lantaran berada di dalam air.

Dua orang remaja yang melihat buaya itu bernama Vira dan Rozi. Kedua nya lantas merekam kemunculan buaya ini dengan kamera ponsel, dan sempat mengirim hasil rekaman video itu ke keberabat dekat mereka.

"Kami siap sebagai saksi dan itu bukan biawak atau kayu yang ngambang, tetapi jelas buaya. Bukan hanya kami saja yang lihat, banyak orang yang lihat. Jarak antara buaya dan kami sekitar lima meter," kata Vira kepada Posbelitung.co, Minggu (22/5/2022).

Perempuan berhijab ini bersama rekannya mengetahui adanya buaya itu ketika sedang berenang di perairan Pantai Tanjung Kelayang. Lokasi tempat keduanya mandi di sisi kiri Pantai Tanjung Kelayang, atau lebih tepatnya di depan bebatuan besar.

Saat mandi di laut itu, rekan Vira bernama Rozi curiga, lantaran mendengar seperti orang yang bernafas di dalam air. Hanya saja nafas yang didengar orang mereka cukup jelas di telinganya.

Pertama kali yang melihat buaya ini adalah Rozi. Ia sudah mengetahui ada buaya di laut itu ketika berenang di dalam air dan langsung mengajak Vira untuk naik atas batu granit yang ada di laut tersebut.

"Awalnya aku tidak percaya, kami naik batu terus pas aku melihat ternyata benar buaya dan jaraknya dengan kami hanya lima meter. Terus kami naik ke batu yang lebih tinggi, mengambil handphone dan merekam buaya itu," jelasnya.

Vira dan Rozi ketika baru naik ke atas batu granit, sangat panik ketika mengetahui ada buaya. Pasalnya buaya ini langsung menuju ke pinggir dan sempat memunculkan kepalanya beberapa kali ke permukaan.

"Jadi Rozi ini (rekan Vira) sewaktu di dalam air sempat bilang kok ada suara nafas dalam air ya. Terus Rozi spontan naik batu dan langsung menarik aku ke atas batu, pas waktu kami naik ke batu itu langsung liat buaya," jelasnya.

Usai merekam kemunculan buaya itu, kedua remaja ini langsung pergi meninggalkan pesisir pantai Tanjung Kelayang tersebut dan pergi membilas tubuh dan dilanjutkan makan.

"Yang punya warung tempat kami makan juga kami kasih tau ada buaya, dan kami tunjukan video nya, agar nanti orang yang mandi di laut bisa waspada," bebernya.

(posbelitung.co/Disa Aryandi)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved