Perang Rusia dan Ukraina

Tak Sanggup Digempur Tentara Rusia, Ribuan Tentara Ukraina dan Azov Menyerah, Termasuk 1 Jendral AS

Habis-habisan digempur pasukan Rusia, tentara Ukraina dan Batalion Azov tak sanggup lagi lalu menyerahkan diri tanpa syarat

Editor: Hendra
(Telegram/ChinaArmy)
Beredar di kanal Telegram ChinaArmy bahwa Jenderal Eric Olson (lingkaran merah) asal Amerika Serikat dari kubu Azovstal Mariupol menyerahkan diri ke pasukan Rusia. Terkait keterlibatan Jendral Eric Olson ahli perang ini belum ada keterangan resmi pihak Rusia maupun AS. 

POSBELITUNG.CO, MARIUPOL – Sebanyak 2.430 tentara Ukraina dan Batalyon Azov tak sanggup lagi menahan gempuran pasukan Rusia.

Daintaranya dua komandan Brigade Marinir ke-36 Ukraina dan dua komandan Batalyon Azov.

Mereka pun menyerahkan diri tanpa syarat kepada pasukan Rusia.

Namun yang mengebohkan diantara mereka ternyata ada seorang jendral bintang empat asal Amerika Serikat dan perwira tentara Inggris.

Baca juga: Amerika Dikepung Rusia dan China, Jendral AS Akui Berisiko Bila Berkonflik, Kini Ekonomi Saja Hancur

Baca juga: Senjata Canggih Amerika Kalah dengan Roti Putin, Takut Mati Kelaparan Usai Rusia Setop Ekspor Gandum

Baca juga: Rusia Ciptakan Petaka di Dunia, Setop Ekspor Bahan Pangan, Masyarakat Global Perlahan Mati Kelaparan

Bahkan empat perwira NATO pun ikut menyerahkan karena tak sanggup lagi melawan gempuran pasukan Rusia.

Mereka sempat terlibat pertepuran di kawasan pabrik baja Azovstal di Mariupol.

Setelah menyerahkan diri kini pabrik baja Azovstal tersebut dikuasai penuh oleh pasukan Rusia.

Pasukan Rusia juga membersih ranjau, jebakan bom, dan bom-bom yang gagal meledak kini terus dilakukan di Azovstal.

Mengutip laporan situs analisis intelijen Southfront.org, Sabtu (21/5/2022), pertempuran sengit bergeser ke daerah-daerah sepanjang garis berdekatan perbatasan Rusia yang masuk wilayah Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk.

Di daerah Popasnaya, pasukan Rusia mengepung kelompok Armed Forces of Ukraina (AFU) yang mengambilalih permukiman penduduk.

Kubu pertahanan Ukraina dikepung dan diserbu dari tiga jurusan sekaligus.

Serangan artileri dan pengeboman udara dilakukan bertubi-tubi.

Di wilayah Kharkiv, unit pasukan Rusia berjuang membuat zona penyangga di sepanjang perbatasan Rusia.

Mereka ingin mengontrol penuh tepi kiri Sungai Donets Seversky di wilayah Stary Saltov.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved