Berita Kriminalitas

Tim Rajawali Polres Beltim Tangkap Pengedar Narkoba, Sita 29,01 Gram Sabu, Sudah Terjual 0,99 Gram

Pelaku sempat berupaya melarikan diri, namun Tim Rajawali Satres Narkoba Polres Belitung Timur langsung menangkap pelaku secara terukur.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: Novita
Posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Wakapolres Belitung Timur, Kompol Agus Handoko, Kasat Res Narkoba, AKP Suroso, dan Kasi Humas, Kompol Sukimin, saat memberikan keterangan pers penangkapan pelaku pengedar narkoba jenis sabu, Selasa (24/5/2022). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Tim Rajawali Satres Narkoba Polres Belitung Timur berhasil mengamankan seorang pelaku pengedar narkoba jenis sabu bernama Alifri (28) di Gantung, Senin (23/5/2022) malam.

Alifri merupakan warga Lampung yang berdomisili di Dusun Rasau, Desa Gantung, Kecamatan Gantung.

Wakapolres Belitung Timur, Kompol Agus Handoko, mengungkapkan, penangkapan ini diawali oleh adanya laporan masyarakat yang kemudian langsung ditelusuri oleh polisi.

Setelah mendapatkan petunjuk dan ciri-ciri terduga pelaku, polisi langsung menyergapnya di jalan.

Pelaku sempat berupaya melarikan diri, namun Tim Rajawali Satres Narkoba Polres Belitung Timur langsung menangkap pelaku secara terukur.

"Dari tangan pelaku terbukti bahwa pelaku adalah pengedar, karena kami temukan 29,01 gram sabu dari total 30 gram, yang dia akui beli dari temannya di Belitung. Baru 0,99 gram yang terjual," ungkap Wakapolres didampingi Kasat Res Narkoba, AKP Suroso, dan Kasi Humas, Kompol Sukimin, Selasa (24/5/2022).

Berdasarkan keterangan pelaku, lanjut Agus, dia sudah tinggal di Gantung selama empat tahun. Namun, selama waktu itu dia bolak-balik Belitung ke Lampung tempat asalnya.

"Motif pelaku sementara ini karena ekonomi. Dia membeli per gram sabu seharga Rp1 juta dan dijual kembali di harga Rp1,5 juta. Pelaku ingin dapat untung besar dan cepat dari pekerjaan dia saat ini yaitu petani atau buruh harian," bebernya.

Agus menyebut, baru satu orang yang ditangkap, ementara pihaknya masih dalam pendalaman apakah mungkin ada jaringan lain atau ada orang yang terlibat.

"Kami akan dalami lagi terkait hal tersebut. Akan kita selidiki lebih lanjut dan akan dipublikasikan oleh kapolres di press confererence bersama dengan tindak pidana lainnya," tambahnya.

Selain 29,01 gram sabu, polisi juga menyita beberapa barang yakni puluhan plastik kecil pembungkus sabu, timbangan elektronik, uang tunai Rp6 juta rupiah, dan sejumlah barang lainnya.

Di tempat yang sama, Alifri mengatakan, dirinya menjual sabu kepada para buruh tambang yang ada di Gantung dan sekitarnya.

Dia mengaku baru pertama kali menjualnya kepada warga, tapi sebelumnya memang sudah menjadi pemakai sabu aktif. ( Posbelitung.co/Bryan Bimantoro)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved