Perang Rusia dan Ukraina

Negara yang Memiliki Senjata Nuklir Terbanyak, Kalau Perang Ternyata Amerika Bukan Tandingan Rusia

Belum satupun ditembakkan ke Ukraina, ternyata Rusia memiliki senjata nuklir terbanyak di dunia dan Amerika Serikat ketinggalan jauh apalagi Israel

Editor: Hendra
screen shot dailymail.co.uk via Intisari
Rusia sudah mengeluarkan rudal balistik RS-24 Yars termonuklik dari gudang senjatanya 

POSBELITUNG.CO -- Perang antara Rusia dan Ukraina hingga saat ini masih terus berlangsung.

Bahkan perang Rusia dan Ukraina kini merembet hingga ke negara-negara Eropa dan juga Amerika Serikat.

Namun yang sangat dikhawatirkan adalah penggunaan senjata nuklir dalam peperangan ini.

Hal ini juga diperkirakan dapat memicu terjadinya perang dunia III.

Baca juga: Zelensky Muak dengan Barat, Berani Lontarkan Kritik Pedas, Urusan dengan Rusia Dianggap Main-main

Baca juga: Takut dengan Rusia, Israel Tolak Permintaan Izin Jerman dan Amerika Kirim Rudal Anti Tank ke Ukraina

Baca juga: Serbia Tolak Mentah-Mentah Ajakan Barat Jatuhkan Sanksi ke Rusia, Ungkit Kejahatan NATO dan Eropa

Berbicara senjata nuklir, saat ini digembor-gemborkan pemilik yang terbanyak adalah Amerika Serikat.

Apakah benar Amerika Serikat paling banyak memiliki senjata nuklir?

Lalu bagaimana dengan Rusia yang juga dikabarkan memiliki banyak senjata nuklir?

Berapa sebenarnya jumlah senjata nuklir Rusia dan juga Amerika Serikat?

Ujicoba rudal Sarmat Heavy-class ICBM milik Rusia.
Ujicoba rudal Sarmat Heavy-class ICBM milik Rusia. (ist/youtube)

Sebenarnya pembicaraan mengenai rudal nuklir telah ramai sejak Februari, saat Rusia semakin putus asa.

Rusia semakin mendekati kemenangan taktis di Kherson, setelah mengepung pasukan Ukraina di daerah tersebut.

Para pejabat khawatir keberhasilan akan membuat Putin berani, tetapi yang lain mengatakan perdana menteri Rusia lebih mungkin bereaksi dengan penangkal nuklirnya jika dia merasa kalah perang.

Negara mana yang memiliki senjata nuklir paling banyak?

Melansir Express.co.uk, Rabu (25/5/2022), senjata nuklir pertama dikembangkan di AS pada 16 Juli 1945, dan digunakan bersama-sama untuk mengakhiri Perang Dunia Kedua dengan mengebom Hiroshima dan Nagasaki di Jepang.

Baca juga: China Makin Geram dengan Amerika, Terus Saja Menghasut Soal Taiwan, Awas Bersiap Bayar Mahal

Selama beberapa dekade berikutnya, AS dan Rusia bersaing untuk membangun persenjataan terbesar di dunia dan berkembang biak secara signifikan selama Perang Dingin.

Halaman
12
Sumber: Intisari
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved