Suami dan Anak Merantau, Ibu Rumah Tangga Tiba-tiba Dibekap Perampok saat Hendak Shalat Tahajud

Fatimah tak bisa berbuat banyak karena tangan dan kakinya diikat. Korban dibiarkan begitu saja di dalam kamar.

Editor: Fitriadi
TribunJatim.com/Istimewa
Polisi melakukan olah TKP kasus perampokan di kediaman Fatimah (46) warga Dusun Krajan, Desa Nogosaren, Gading, Kabupaten Probolinggo. 

Sementara suaminya sedang bekerja.

"Itu 30 menitan, mereka ngacak ngacak semua," katanya.

Setelah pelaku pergi, kata Riska ia mencoba meminta pertolongan ke tetangga dengan susah payah.

Sebab kedua tangan dan kakinya diikat. Sehingga ia setengah merayap keluar rumah meminta pertolongan.

Baca juga: Istri Sudah Tanpa Busana Suami Tak Tergoda, Pengantin Kecewa di Malam Pertama, Syok Tahu Rahasianya

Para tetangga kemudian menolong Riska dan melepaskan ikatan di kedua tangan dan kakinya.

Riska mengatakan para tetangga tak ada yang mengetahui saat para pelaku beraksi.

Atas kejadian tersebut, Riska mengaku masih trauma.

(TribunJatim.com/Danendra Kusuma/Wartakotalive.com/Rafzanjani Simanjorang)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved