Dhuafa Berprestasi di IAIN SAS Babel Dapat Beasiswa YBM PLN

YBM PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung (PLN UIW BABEL) menyalurkan beasiswa senilai Rp

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: Fery Laskari

YBM PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung ( PLN UIW BABEL) menyalurkan beasiswa senilai Rp. 1 Milyar kepada 62 orang yang masuk dalam kategori dhuafa dan berprestasi di Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik (IAIN SAS). (IST)

 

 

 

POSBELITUNG.CO , BANGKA - Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung ( PLN UIW BABEL) melaksanakan Penyerahan dan Penjelasan Teknis Program Beasiswa Cahaya Pintar (BCP) melalui kerjasama dengan Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik (IAIN SAS).

Program ini dilaksanakan di 36 Kampus Universitas Negeri dan Swasta seluruh Indonesia dengan total penerima bantuan sebanyak 1.500 Mahasiswa. Jurusan penerima bantuan beasiswa ini adalah Pendidikan Agana Islam, Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Tadris Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Arab, Bimbingan Konseling Pendidikan Islam, Komunikasi dan Penyiaran Islam, Psikologi Islam, Perbankan Syariah, Hukum Keluarga Islam dan Akuntansi Syariah.

Rektor Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik (IAIN SAS) Irawan dalam pembukaannya menyampaikan ucapan terima kasih karena dapat menjadi bagian dari 36 kampus yang dipercaya PLN untuk memajukan dunia pendidikan terutama pendidikan agama Islam.

"Apresiasi yang sebesar-besarnya kepada YBM PLN UIW Babel yang telah mempercayakan program ini, apalagi ini adalah program se-Indonesia dan Universitas kami terpilih untuk membantu dalam menjaga dan mendidik anak-anak dhuafa dan berprestasi untuk mengenyam pendidikan S1 selama 4 tahun," tutur Irawan.

SRM Keuangan Komunikasi dan Umum PLN UIW Babel, Sapta Hidayat Nurdin menjelaskan YBM PLN Babel mendukung kemajuan teknologi terutamanya digitalisasi yang semakin hari semakin berkembang sehingga harus menyiapkan generasi-generasi penerus bangsa yang siap dalam perkembangan zaman yang saat ini semakin tumbuh maju.

"Generasi muda saat ini harus menyesuaikan perkembangan yang saat ini terjadi, apalagi era digitalisasi ini begitu pesat dan cepat semakin berkembang. Generasi sekarang jangan hanya sebagai _follower_, kedepan mari dari mahasiswa disini bisa jadi yang di _follow_," ucap Sapta.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved