Berita Belitung Timur

Kepsek Ketahuan Ngamar Bersama Istri Orang, Dindik Belitung Timur Berhentikan Kepsek dari Jabatan

Oknum kepala sekolah salah satu SMP di Belitung Timur berinisial S kedapatan berzina bersama istri orang di salah satu hotel di Tanjungpandan.

Penulis: Bryan Bimantoro | Editor: nurhayati
IMCNews.ID
Ilustrasi perselingkuhan/ Kepsek ketahuan ngamar bersama istri orang, Dinas Pendidikan Belitung Timur ambil langkah tegas berhentikan dari jabatan. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Oknum kepala sekolah salah satu SMP di Belitung Timur berinisial S kedapatan berzina bersama istri orang di salah satu hotel di Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pada Selasa (5/7/2022).

Terkait per selingkuhan kepsek dengan istri orang tersebut,  Dinas Pendidikan Belitung Timur langsung mengambil langkah tegas yaitu memberhentikan S dari jabatannya sebagai kepala sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Belitung Timur Sarjano menegaskan itu adalah sanksi tegas dan cepat yang diambil olehnya sebagai bentuk penegakan disiplin dan etika kepegawaian ASN.

"Apalagi yang bersangkutan adalah guru yang harusnya diguguh dan ditiru. Tapi malah berbuat hal demikian kan tidak pantas," sesal Sarjano kepada Posbelitung.co, Kamis (7/7/2022).

Baca juga: Oknum Kepsek di Belitung Timur Dilabrak Anak Selingkuhan Usai Ngamar di Hotel di Tanjungpandan

Baca juga: Terlibat Laka Lantas di Jalan Raya Badau Belitung, Guru SMPN 1 Dendang Tewas

Sarjano menegaskan,  untuk masalah perzinahan dan per selingkuhan oleh ASN bisa dikategorikan pelanggaran berat sehingga bisa mendapatkan sanksi paling berat yaitu dipecat secara tidak hormat sebagai ASN.

Meski begitu, dia akan membentuk tim pendisiplinan terlebih dahulu bersama dengan BKPSDM, Inspektorat, dan pihak terkait.

"Dari diskusi tersebut nanti akan disepakati apa sanksi yang akan diberikan," kata Sarjano.

Ke depan dia juga akan memikirkan opsi jika memang tidak dipecat sebagai ASN, yaitu memutasikannya ke sekolah lain.

Dia meminta kepada seluruh ASN yang bergerak di institusi pendidikan utamanya guru, harus menjadikan ini pelajaran. Jangan sampai karena perbuatan sesaat, jadi mencoreng nama baik sendiri, keluarga, sampai institusi.

"Beliau ini kan sudah mau pensiun. Harusnya mengisi masa-masa akhirnya dengan baik. Semoga masalah ini jadi pelajaran kita semua," pesan Sarjano.

Terkait dengan implikasi hukum, dia mengatakan menyerahkan sepenuhnya kepada yang berwajib.

Dilabrak Anak Selingkuhan

Ada-ada saja hal yang mencoreng institusi pendidikan di Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kali ini disebabkan oleh ulah oknum kepala sekolah salah satu SMP di Belitung Timur.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved