Perang Rusia dan Ukraina

Mafia Rebut Senjata Bantuan Amerika Cs ke Ukraina, Ditemukan di Timur Tengah, Dijual di Pasar Gelap

Jerman dan Inggris setop kirim senjata ke Ukraina, senjata bantuan barat ke Rusia direbut mafia dijual di pasar gelap Timur Tengah

Penulis: Hendra CC | Editor: Hendra
()
Rudal anti tank FGM-148 Javelins, bantuan dari Amerika Serikat untuk Ukraina melawan militer Rusia 

POSBELITUNG.CO -- Sejumlah negara uni eropa atau negara barat telah memberikan bantuan persenjataannya kepada Ukraina.

Sementara sejauh ini Ukraina disebut baru mendapatkan sebanyak 28.000 ton kargo militer dari negara barat.

Padahal pengiriman kargo militer ke Ukraina sudah mencapai puluhan ribu ton yang isinya amunisi dan persenjataan.

Puluhan ribu ton kargo militer tersebut rupanya tak sampai ke pihak Ukraina.

Ternyata setelah diselidiki kargo militer yang seharusnya untuk Ukraina malah direbut mafia perdagangan senjata.

Bahkan ditemukan sejumlah peralatan militer bantuan barat termasuk Amerika Serikat beredar di pasar gelap.

Baca juga: Amerika Pusing Hadapi Inflasi, Antony Blinken Minta Bantuan China, G20 Mau Desak Rusia Kirim Pangan 

Peredaran senjata bantuan Amerika Cs untuk Ukraina di pasar gelap ini diungkap oleh Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu.

Data intelejen Rusia menyebutkan persenjataan Amerika CS itu ditemukan di wilayah Timur Tengah.

Pernyataan Sergei Shoigu ini disampaikan oleh Televisi Rusia sebagaimana dikutip dari AFP, Rabu (6/7/2022).

Sergei Shoigu mengatakan seharusnya Ukraina menerima puluhan ribu ton kargo militer dari negara barat.

Akan tetapi, hingga saat ini Ukraina hanya menerima sebanyak 28.000 ton kargo militer.

Dia berbicara berdasarkan data intelijen bahwa senjata kiriman Barat itu malah muncul di Timur Tengah.

Shoigu tidak memberikan rincian apapun untuk mendukung klaimnya.

"Dengan harapan memperpanjang konflik di Ukraina, Barat secara kolektif melanjutkan pasokan senjata skala besar ke rezim Kiev," kata Shoigu.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved