Perang Rusia dan Ukraina

Tak Peduli Ekonomi Lagi Payah, Joe Biden Teken Bantuan ke Ukraina 400 Juta Dollar Buat Lawan Rusia

AS setuju kirim paket bantuan senjata ke Ukraina berupa 4 sistem roket HIMARS dan tambahan amunisi untuk melawan Rusia

Penulis: Hendra CC | Editor: Hendra
US Army
Sistem peluncur roket terbaru buatan AS bernama M142 HIMARS diberikan Presiden Amerika Serikat Joe Biden ke Rusia untuk membantu persenjataan militer Ukraina melawan Rusia 

POSBELITUNG.CO, WASHINGTON -- Amerika Serikat terus menyokong senjata ke sekutunya Ukraina untuk menghadapi Rusia.

Di tengah ekonomi negaranya yang sedang kepayahan Presiden Amerika Serika Joe Biden tetap memberikan bantuannya kepada Ukraina.

Pada Mei saja, inflasi yang terjadi di Amerika Serikat sudah mencapai angka 8,6 persen.

Bahkan harga bensin di Amerika mencapai 5 dollar per galon (3,5 liter).

Kemarin Jumat (8/7/2022) Joe Biden menandatangai bantuan senjata baru untuk Ukraina yang nilainya mencapai 400 juta US Dollar.

Baca juga: Rusia Hendak Dikeroyok Amerika dan Barat, Vladimir Putin Tantang Balik: Mau Hancur Silakan Coba

Paket bantuan ini mencakup empat sistem roket artileri mobilitas tinggi (HIMARS) dan lebih banyak amunisi.

Melalui bantuan baru ini, AS berharap dapat mendukung Ukraina yang sedang menghadapi serangan berat artileri Rusia.

Sejak Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari lalu, pasukan Moskow telah menginvasi sebagian besar wilayah selatan Ukraina.

Rusia perlahan-lahan mendorong pasukan Ukraina untuk keluar dari dua wilayah pemberontak yang didukung Rusia di Ukraina timur.

Seorang pejabat senior pertahanan AS yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, dengan pengiriman empat HIMARS tambahan ini membuat jumlah total HIMARS yang dikirim AS ke Ukraina menjadi 12 buah.

"Ukraina sekarang telah berhasil menyerang lokasi Rusia di Ukraina, lebih dalam di belakang garis depan dan mengganggu kemampuan Rusia untuk melakukan operasi artileri itu," ungkap pejabat itu, yang dikutip dari Reuters.

Baca juga: Amerika Pusing Hadapi Inflasi, Antony Blinken Minta Bantuan China, G20 Mau Desak Rusia Kirim Pangan 

Pejabat itu menambahkan, AS mempertimbangkan untuk mengirim HIMARS tambahan setelah Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan awal pekan ini telah menghancurkan dua sistem HIMARS dan gudang amunisi di Ukraina timur.

AS mulai menyediakan sistem roket ke Ukraina pada bulan lalu, setelah menerima jaminan dari Ukraina bahwa Kyiv tidak akan menggunakannya untuk mencapai target yang berada di dalam wilayah Rusia.

Paket senjata terbaru juga mencakup amunisi untuk sistem artileri howitzer, yang tersedia untuk militer AS namun belum diberikan ke Kyiv.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved