Berita Pangkalpinang

Molen Minta Masyarakat Tetap Terapkan Prokes dan Tak Panik, Kasus Covid-19 di Pangkalpinang 28 Orang

Adanya penambahan kasus ini juga belum memengaruhi status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Novita
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil, meminta masyarakat tidak panik dengan adanya peningkatan kasus Covid-19 selama beberapa pekan terakhir.

Diketahui, kasus aktif warga yang terinfeksi Covid-19 di Kota Pangkalpinang, berjumlah angka 28 kasus pada Sabtu (16/7/2022).

Maulan Aklil pun mewanti-wanti masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

Meski demikian, dia juga meminta masyarakat agar tak panik. Dia menyebut, kenaikan kasus Covid-19 ini tidak disertai dengan meningkatnya angka perawatan di rumah sakit.

"Tetap memperketat protokol kesehatan. Kita tetap seperti arahan Pak Presiden waspada dengan menerapkan protokol kesehatan," kata Maulan kepada Bangkapos.com, Sabtu (16/7/2022) petang.

Pria yang kerap dipanggil Molen ini mengatakan, laju penambahan kasus Covid-19 memang terus bertambah setiap harinya. Walaupun begitu, ia meyakini kalau kenaikan kasus Covid-19 masih bisa tertangani.

Dia menilai masyarakat sendiri telah paham mengenai Covid-19, terlebih dengan adaptasi kebiasaan baru atau new normal (normal baru).

Akan tetapi, pihaknya tetap memantau peningkatan kasus Covid-19 yang terjadi saat ini. Meskipun jumlah kasus sempat melandai beberapa waktu lalu, namun Molen meminta kepada seluruh pihak untuk tetap waspada.

"Sesuai adaptasi kebiasaan baru atau new normal, saya rasa masyarakat cukup paham untuk kondisi ini. Terlebih bagaimana menghadapi Covid-19 ini," terang Molen.

Adanya penambahan kasus ini juga belum memengaruhi status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM. Saat ini, Kota Pangkalpinang masih berstatus level satu hingga tanggal 1 Agustus 2022 mendatang.

Hal itu sebagaimana tercantum dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 34 Tahun 2022 tentang PPKM level 2, dan level 1 serta Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Dengan begitu, berbagai macam aktivitas masyarakat, mulai dari sekolah bisa melakukan pembelajaran tatap muka secara 100 persen. Berikut pula perkantoran, sektor esensial, industri, pasar hingga operasional kafe dan restoran masih dapat beroperasional seperti biasa.

"Kita sudah prepare (persiapan, red), kita tetap waspada dengan menjaga pola hidup kita sesuai dengan new normal," sebutnya.

Meskipun begitu, Molen berharap masyarakat untuk tetap melaksanakan program vaksinasi lanjutan tahap ketiga atau booster alias penguat.

Halaman
123
Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved