Berita Kriminalitas

Terungkap Nama Asli Wanita Pemandu Lagu Korban Pembunuhan Ternyata Bukan Dea Adelia

Jajaran Satreskrim Polres Belitung terus melakukan upaya pengungkapan identitas wanita pemandu lagu yang menjadi korban pembunuhan.

Penulis: Dede Suhendar | Editor: nurhayati
Posbelitung.co/Dede Suhendar
Kasi Penmas Sihumas Polres Belitung Ipda Belly Pinem saat menggelar konfrensi pers didampingi KBO Reskrim Ipda Slamet Djunaidi dan Kanit Pidum Ipda Yandha Aditya Prayoga pada Selasa (19/7/2022). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG --  Jajaran Satreskrim Polres Belitung terus melakukan upaya pengungkapan identitas wanita pemandu lagu yang menjadi korban pembunuhan.

Setelah dilakukan pengecekan dan berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat ternyata nama asli korban Fatma bukan Dea Adelia.

Bahkan terungkap usia korban juga bukan 37 tahun tetapi 21 tahun dengan tahun kelahiran 2001.

"Setelah kami croscek di disdukcapil nama asli korban berinisial F. Jadi dia menggunakan nama alias atau nama panggung Dea Adelia untuk bekerja di Kafe Suka Hati," ungkap Kanit Pidum Ipda Yandha Aditya Prayoga saat mendampingi Kasi Penmas Sihumas Ipda Belly Pinem dan KBO Ipda Slamet Djunaidi melaksanakan konfrensi pers pada Selasa (18/7/2022).

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap jenazah korban di RSUD Marsidi Judono, terdapat 12 luka tusukan di beberapa bagian tubuh.

Baca juga: Pemandu Lagu Karaoke di Belitung Tewas Ditusuk Pengunjung Pria, Tubuh Korban Penuh Luka Tusukan

Baca juga: Kurang dari 24 Jam, Satreskrim Polres Belitung Bekuk Pelaku Penusukan Wanita Pemandu Lagu

Baca juga: Pembunuhan Wanita Pemandu Lagu di Karaoke, Kasat Reskrim Polres Belitung Duga Ada Motif Asmara

Luka tersebut diduga akibat tusukan tersangka Rahman Dakiri usai terlibat cekcok dengan korban.

Kemudian, Yandha menjelaskan jenazah korban masih berada di kamar jenazah RSUD Marsidi Judono Tanjungpandan.

Sementara itu, polisi masih menunggu kabar dari pihak keluarga korban untuk membawa jenazah tersebut.

"Kami sudah ada komunikasi dengan keluarga korban di Garut. Jadi kami masih menunggu dari pihak keluarga, apakah dibawa pulang atau dikebumikan di sini," katanya.

Pemandu Lagu Tewas Ditusuk

Sebelumnya diberitakan, Fatma alias Dea Adelia wanita pemandu lagu di Kafe Suka Hati menjadi korban pembunuhan sadis pada Senin (18/7/2022) dini hari.

Wanita asal Garut itu meregang nyawa usai ditusuk berkali-kali oleh tersangka Rahman Dahiri yang tak lain adalah mantan kekasihnya.

Wanita  ini tewas ditusuk oleh Rahman Dahiri.

Korban meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum dievakuasi anggota Polres Belitung ke RSUD Marsidi Judono.

Halaman
1234
Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved