Daftar Negara dengan Peristiwa Tsunami Terbesar di Dunia, Dua Tempat di Indonesia

Daftar negara dengan peristiwa tsunami terbesar di dunia : Laut Mediterania, Jepang, Aceh dan Selat Sunda di Indonesia, dan Chili.

Tayang:
tribunnews.com
Daftar Negara dengan Peristiwa Tsunami Terbesar di Dunia, Dua Tempat di Indonesia 

POSBELITUNG.CO -- Tsunami merupakan rangkaian gelombang laut yang mampu menjalar dengan kecepatan hingga lebih 900 km per jam, 

yang biasanya diakibatkan oleh gempa bumi yang terjadi di dasar laut.

Berbeda dengan gelombang laut biasa, tsunami memiliki panjang gelombang antara dua puncaknya lebih dari 100 km di laut lepas,

dan selisih waktu antara puncak-puncak gelombangnya berkisar antara 10 menit hingga 1 jam.

Saat mencapai pantai yang dangkal, teluk, atau muara sungai, gelombang akan mengalami penurunan kecepatan, namun tinggi gelombang menjadi meningkat puluhan meter dan bersifat merusak.

Sepanjang sejarah dunia, tercatat ada banyak peristiwa tsunami yang membuat banyak nyawa melayang.

Dilansir dari berbagai sumber, inilah daftar negara dengan peristiwa tsunami terbesar di dunia berdasarkan tinggi gelombang.

Tsunami di Laut Mediterania

Gempa dahsyat pernah mengguncang dunia pada 21 Juli 365.

Episentrum gempa berada dekat Kreta barat, Yunani, di sepanjang busur Hellenic, di mana lempeng tektonik Afrika mendorong Pelat Aegea.

Kekuatan guncangannya kala itu diperkirakan lebih dari 8,3 skala Richter.

Tak hanya gempa, tiba-tiba lautan bergemuruh, gelombang raksasa melesat datang, kemudian menerjang daratan dan menghancurkan bangunan dan apapun yang dilewatinya.

Menurut sejarawan, tsunami tersebut menewaskan ribuan orang, serta menyeret ribuan kilometer kapal-kapal besar hingga bertengger di atap rumah.

Tidak diketahui secara pasti jumlah orang yang kehilangan nyawanya, namun Ammianus Marcellinus (sejarawan Romawi) mendeskripsikan bahwa gempa dan tsunami tersebut sebagai "penghancuran seluruh dunia".

Tsunami di Jepang

Tsunami yang terjadi di Jepang pada tahun 1896 menjadi tsunami terbesar di dunia, yakni dengan gelombang yang ketinggiannya mencapai 100 kaki atau 30 meter.

Teluk Honshu menjadi pintu masuk bagi gelombang raksasa itu untuk dapat menghantam seluruh bangunan yang ada di pantai timur laut Jepang.

Tercatat gelombang tsunami itu memiliki lebar lebih dari 480 km dan tinggi lebih dari 33,5 km.

Gelombang ini mampu menyapu bersih seluruh bangunan dan penduduk yang berjarak 160 km dari bibir pantai.

Besarnya tenaga yang dihasilkan dari gelombang tsunami itu sangatlah besar, bahkan terasa hingga San Francisco, California.

Tidak ada satupun dari warga yang dapat menghindar dari kematian selama tsunami Jepang ini berlangsung.

Jumlah korban tewas terbanyak sepanjang sejarah di Negeri Sakura, yakni mencapai sekitar 27 ribu orang dan 5.000 lainnya terluka.

Tsunami di Indonesia

Tentu masih segar dalam ingatan, pada 26 Desember 2004, terjadi bencana tsunami di bagian paling barat Indonesia, yakni Aceh.

Berawal dari gempa dengan kekuatan 9,3 SR memicu gelombang tsunami setinggi 30 meter.

Gelombang tsunami ini menimbulkan korban jiwa terbesar di Indonesia, yakni mencapai 227.898 jiwa.

Daerah yang terdampak atas peristiwa itu tak hanya di Aceh, tetapi negara-negara sekitar Samudera Hindia juga turut mengalami bencana serupa.

Gelombangnya yang sangat besar dan tinggi menjadikan Aceh, Indonesia, masuk dalam daftar negara dengan tsunami terbesar di dunia.

Tsunami di Selat Sunda

Mungkin kebanyakan orang hanya mengetahu bahwa tsunami pernah terjadi di Aceh saja.

Namun siapa sangka, peristiwa dahsyat pernah terjadi jauh sebelum terjadinya tsunami Aceh, tepatnya pada tahun 1883 akibat letusan Gunung Krakatau.

Erupsi ini merupakan kejadian terbesar dalam sejarah meletusnya Gunung Krakatau.

Lontaran material vulkanik dengan volume 18 km3, dan tinggi kolom letusan 80 km mampu menimbulkan tsunami setinggi 30 meter di sepanjang pantai barat Banten dan pantai selatan Lampung.

Pembentukan kaldera terjadi akibat runtuhan gunung api atau longsoran di dasar laut oleh pengosongan magma dan gas yang tererupsi.

Runtuhan ini menekan air laut sehingga menyebabkan terjadinya tsunami yang menyapu pantai barat Jawa dan pantai selatan Sumatera.

Ribuan orang kala itu harus kehilangan nyawanya atas kejadian tersebut.

Tsunami di Chili

Pada tahn 1960, gempa berkekuatan 8,5 SR mengguncang Chili bagian selatan.

Episentrum guncangan dahsyat ini berada tepat di lepas pantai di bawah Samudra Pasifik

Gempa bumi tersebut menyebabkan tanah longsor yang sangat besar dari puing-puing pegunungan di wilayah tersebut.

Serta menyebabkan serangkaian peristiwa tsunami di wilayah pesisir pantai Chili.

Gelombang setinggi 26 kaki menghantam tepi pantai, menyeret, dan menghancurkan sebagian besar bangunan.

Beberapa menit kemudian, disusul dengan gelombang setinggi 35 kaki yang lebih lambat datang.

Diperkirakan gelombang ini menewaskan lebih dari 1.000 orang.

(Posbelitung.co/Fitri Wahyuni)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved