Perang Rusia dan Ukraina

Dubes China Beberkan Kedok Busuk Amerika, Negara Penghasut Bikin Pecahnya Perang Rusia dan Ukraina

Amerika Serikat ketahuan hendak gunakan strategis adu domba bikin China dan Taiwan berperang seperti yang terjadi dengan Rusia dan Ukraina

Penulis: Hendra CC | Editor: Hendra
(Kompas.com)
Ilustrasi Perang dingin China dan Amerika Serikat 

POSBELITUNG.CO, LONDON -- Hubungan China dan Amerika Serikat kini memanas terkait kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi pekan lalu ke Taiwan.

Diketahui Taiwan diklaim oleh China merupakan bagian dari wilayahnya.

Rupanya kunjungan pihak Amerika Serikat ini sudah tercium oleh Beijing atau pihak China.

China bahkan menuding ingin membuat China dan Taiwan seperti Rusia dan Ukraina yang bisa menyebabkan perang berkepanjangan.

Tudingan ini disampaikan oleh Duta Besar China untuk Rusia Zhang Hanhui.

Baca juga: Amerika Seperti Anak-Anak, Ketakutan Lihat Iran dan Rusia Berhasil Luncurkan Satelit ke Orbit

Bukan tanpa alasan, dimana ada konflik tentunya disana pasti ada Amerika Serikat.

Zang menuding bahwa Amerika Serikat sebagai penghasut yang sebenarnya.

Akibat hasutan Amerika Serikat ini, membuat pecahnya perang antara Rusia dan Ukraina.

Zhang Hanhui Duta Besar China untuk Rusia
Zhang Hanhui Duta Besar China untuk Rusia (TASS)

Amerika Serikat ingin melihat Rusia hancur karena kerap menentangnya dan salah satu pesaing.

Kubu Amerika Serikat terus menyudutkan Rusia dengan melakukan ekspansi berulang dari aliansi pertahanan NATO dan mendukung pasukan yang berusaha menyatukan Ukraina dengan Uni Eropa (UE).

"Sebagai pemrakarsa dan penghasut utama krisis Ukraina, Washington, sementara memberlakukan sanksi komprehensif yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Rusia, terus memasok senjata dan peralatan militer ke Ukraina," ujar Zhang dalam sebuah wawancara dengan Kantor Berita Rusia TASS pada Rabu (10/8/2022) kemarin, yang dikutip dari Reuters.

Zhang melanjutkan, Washington berusaha menghancurkan Rusia dengan perang yang berlarut-larut dan pukulan sanksi.

"Tujuan utama mereka adalah untuk menguras dan menghancurkan Rusia dengan perang yang berlarut-larut dan pukulan sanksi." ungkap duta besar China ini.

Pernyataan Zhang seolah menjadi pembenaran atas tindakan Rusia untuk menginvasi Ukraina, yang telah mengakibatkan ribuan orang meninggal dunia dan kerusakan infrastruktur serta memaksa lebih dari seperempat populasi Ukraina mengungsi.

Baca juga: Ferdy Sambo Tak Bisa Mengelak Lagi, RR dan Kuat Saksi Mata, Lihat Detik-detik Brigadir J Ditembak

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved