Berita Pangkalpinang

Molen Samakan Visi Misi dan Bahas Kondisi Ekonomi bersama Puluhan Pejabat saat Coffee Morning

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil, gelar coffee morning dengan mengundang puluhan pejabat di lingkungan Pemkot Pangkalpinang.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Novita
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil, didampingi Sekretaris Daerah, Radmida Dawam, saat menggelar coffe morning bersama puluhan pejabat di daerah itu, Kamis (11/8/2022). 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil, menggelar coffee morning pada Kamis (11/8/2022), untuk membahas kegiatan masing-masing perangkat daerah di lingkup Pemkot Pangkalpinang.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Operating Room (OR) Gedung Tudung Saji, Kantor Wali Kota Pangkalpinang itu, dihadiri puluhan pejabat.

Selain membahas kegiatan masing-masing perangkat daerah, coffee morning tersebut juga untuk merekatkan hubungan dan menyamakan visi misi diri Maulan Aklil dengan seluruh perangkat daerah.

Melalui kegiatan tersebut, lelaki yang akrab disapa Moleh ini mengatakan, pihaknya juga ingin mengetahui bagaimana program lainnya di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang.

Mulai dari pembangunan Masjid Agung Kubah Timah, peringatan HUT Republik Indonesia dan Kota Pangkalpinang.

Selain itu, penyediaan sarana dan prasarana fasilitas kesehatan, penanganan banjir, penilaian dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Ombudsman, pendidikan, bantuan kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah ( UMKM), pembangunan sarana pendidikan, lapangan tenis, hingga perpustakaan daerah.

"Berikut juga kegiatan-kegiatan ke depan yang akan kita hadapi. Jadi semua kita bahas," terang Molen kepada Bangkapos.com usai acara.

Dia menyebut, tidak ada yang mengetahui bagaimana kondisi perekonomian ke depan. Berdasarkan pengalaman yang ada, daerah yang dapat bertahan berdasarkan kondisi geografis dan memiliki sumber daya alam.

Namun bagi Kota Pangkalpinang sendiri, bagaimana caranya UMKM dapat berjalan. Pasalnya, saat ini kondisi ekonomi banyak ditopang oleh sektor UMKM.

Maka dari itu, pihaknya terus mengampanyekan penggunaan produk lokal, sehingga hingga penghujung tahun akan ada kegiatan yang diadakan. Hal ini supaya sektor UMKM terus menggeliat.

"Jadi kegiatan terus kita perbanyak. Dengan kegiatan ini, ekonomi kita bergerak. Jadi kita tidak bergantung dari produk luar maka pak presiden minta tolong menggunakan produk lokal," jelasnya.

Walaupun begitu, kata Molen, beberapa sektor prioritas harus tetap diutamakan sebab tidak ada yang pernah tahu bagaimana kondisi negara ke depannya. Hal ini sudah menjadi pesan dari pemerintah pusat.

Baik pusat maupun daerah, harus sama-sama berjuang dan tidak saling mengalahkan. Sejak beberapa tahun terakhir, permasalahan anggaran menjadi yang utama karena dialihkan untuk penanganan Covid-19. Akibatnya, banyak para Aparatur Sipil Negara ( ASN) yang harus berkorban.

"Kita patut berbangga punya presiden seperti Ppak Jokowi, di dunia kita masuk negara terbaik keempat untuk penanganan Covid-19. Karena kalau kesehatan tidak diutamakan, bagaimana kita beraktivitas?" kata Molen. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved