Berita Pangkalpinang

100 Imam dan Khatib Ikuti Bimtek, Wujud Kepedulian Pemkot Pangkalpinang di Keagamaan

Diselenggarakannya bimbingan teknis ini untuk memberikan pemahaman terkait syariat Islam dalam meningkatkan peran imam dan khatib bagi masyarakat.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Tedja Pramana
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil saat foto bersama dengan Ketua DMI serta pemateri dalam kegiatan bimbingan teknis Imam bersanad dan Khatib di Ruang OR Gedung Tudung Saji, Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Sabtu (13/8/2022). 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Sedikitnya 100 imam dan khatib dari seluruh masjid di Kota Pangkalpinang mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) Imam Bersanad dan Khatib di Ruang OR Gedung Tudung Saji, Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Sabtu (13/8/2022).

Kegiatan pelatihan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah Kota Pangkalpinang terutama dalam bidang keagamaan. Bimtek itu guna memberikan pemahaman terkait syariat Islam dalam meningkatkan peran serta menghasilkan Imam dan Khatib berkualitas bagi masyarakat.

"Kita adakan seminar itu supaya setiap Masjid itu punya imam dan khatib yang kompeten," kata Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil kepada Bangkapos.com usai membuka kegiatan.

Molen biasa Maulan Aklil disapa mengaku, terdapat beberapa alasan dilakukannya pelatihan kepada Imam dan Khatib di Pangkalpinang. Dimana banyak ditemui permasalahan susah didapatkannya imam dan khatib di sejumlah Masjid yang ada.

Menurutnya ada beberapa peran dan fungsi yang harus diwujudkan seorang imam dan khatib di tengah masyarakat, di antaranya sebagai pemersatu umat, menjadi benteng aqidah umat, contoh teladan, rujukan dalam masalah keislaman, dan membangun solidaritas umat.

Sebab, mengenai perannya sebagai rujukan dalam masalah keislaman, hendaknya imam dan khatib untuk selalu menambah wawasan ilmu pengetahuan tentang agama Islam. Bagaimanapun seorang imam dan khatib pasti akan menjadi tempat bertanya oleh masyarakat soal agama Islam.

"Kita sekarang nih kadang-kadang agak susah nih cari imam dan khatib di masjid-masjid. Jadi saya rasa dengan bimbingan teknis ini nantinya akan ada perubahan," beber Molen.

Di samping itu lanjut dia, Masjid di Pangkalpinang sendiri saat ini kondisinya telah bagus. Alangkah baiknya hal itu diiringi dengan kualitas imam dan khatib diiringi dengan pengetahuan yang terus ditingkatkan. Itu juga sebagai cara menangani berbagai isu berkembang di tengah masyarakat dengan baik.

Selain itu melalui imam dan khatib bisa menjadi saluran informasi bagi masyarakat tentang berbagai kebijakan dan program pemerintah. Terlebih sebentar lagi Pangkalpinang akan memiliki Masjid Agung Kubah Timah yang akan mulai dibangun pada 16 September 2022 mendatang.

"Jadi selain masjidnya bagus imam dan khatib mengimbangi, hingga bisa menarik masyarakat untuk dapat berbondong-bondong datang untuk beribadah di masjid," ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved