Advertorial

Bank Sumsel Babel Sosialisasi ETPD

BANK Sumsel Babel Cabang Tanjungpandan mengadakan Sosialisasi Pengembangan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD)

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: Khamelia
Adel
Sosialisasi Pengembangan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah 

Bank Sumsel Babel Sosialisasi ETPD

Mempercepat Transaksi, Meningkatkan PAD, serta Menekan Risiko Kebocoran Keuangan

POSBELITUNG.CO -- BANK Sumsel Babel Cabang Tanjungpandan mengadakan Sosialisasi Pengembangan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) di kantor Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kabupaten Belitung, Senin (15/8). Melalui kegiatan tersebut, implementasi ETPD dapat lebih maksimal, terutama kanal-kanal pembayaran mulai ATM, mobile banking, internet banking, e-money, Laku Pandai, sampai e-commerce dan market place.

Begitu juga QRIS agar secara maksimal dapat dimanfaatkan organisasi perangkat daerah (OPD) dalam rangka penerimaan transaksi pembayaran pajak maupun distribusi. Selain juga sosialisasi tersebut dilakukan dalam rangka pembayaran dan pengeluaran uang pemerintah daerah menggunakan elektronik.

"Agar arahnya dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Berdasarkan informasi Bank Indonesia, daerah-daerah yang menggunakan ETPD secara maksimal, PAD jauh meningkat dari tahun sebelumnya," kata Pemimpin Bagian Divisi Bisnis Komersial dan Institusi Tim Counterpart ETPD Bank Sumsel Babel Dhanis Faisal.

Ia menjelaskan, penggunaan elektronifikasi bisa mempercepat transaksi penerimaan maupun pembayaran dari pemerintah daerah. Selanjutnya lebih akuntabel dan transparan, sehingga pada saat pemeriksaan pihak eksternal maupun internal pemerintah daerah dapat lebih mempermudah karena transaksi terekam secara digital di rekening masing-masing OPD maupun bendahara umum daerah.

Dari situ kemudian bisa mengurangi risiko kebocoran PAD. Jika biasanya transaksi secara manual, maka adanya sistem terintegrasi antara pemerintah daerah dan Bank Sumsel Babel kebocoran PAD dapat ditekan.

Dhanis menyadari implementasi ETPD menghadapi kendala, satu di antaranya minat masyarakat. Makanya penerapan elektronifikasi atau digitalisasi dalam transaksi dapat dilakukan berangsur-angsur. Apalagi di era adanya pandemi sekarang, masyarakat harus belajar menggunakan sistem dan aplikasi digitalisasi.

"Memang berangsur-angsur, tidak mungkin langsung berubah. Tinggal sosialisasi harus masif oleh pemerintah daerah dan kami Bank Sumsel Babel. Supaya masyarakat mampu belajar penggunaan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah," katanya.

Dhanis juga memastikan kesiapan Bank Sumsel Babel, baik dari kesiapan transaksi non digital maupun digital seperti ATM, internet banking, mobile banking, SMS banking, agen Laku Pandai, QRIS dan bekerjasama dengan pihak e-commerce serta marketplace. Pda semester kedua 2022 ini, Bank Sumsel Babel memastikan kesiapan untuk penyediaan kanal-kanal pembayaran yang ada.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved