Berita Belitung Timur

Presiden Jokowi Singgung Rencana Hilirisasi Timah, Bupati Beltim Harap Jadi Pembangkit Ekonomi Baru

Melalui peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Aan berharap Belitung Timur dapat segera bangkit dari situasi pandemi Covid-19.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Novita
Posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Bupati Belitung Timur, Burhanudin 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Bupati Belitung Timur, Burhanudin, menyoroti hilirisasi bahan tambang yang disampaikan Presiden RI Joko Widodo saat pidato kenegaraan dalam rangka HUT ke-77 Republik Indonesia, Selasa (16/8/2022).

Dalam pidato, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa melalui hilirisasi nikel yang telah dilakukan, mampu meningkatkan ekspor besi baja 18 kali lipat.

Ekspor baja yang pada 2014 hanya sekitar Rp16 triliun, meningkat pesat pada 2021 mencapai Rp306 triliun. Presiden juga menyinggung hilirisasi pada sejumlah komoditas pertambangan seperti bauksit, tembaga, dan timah.

"Berkenaan hilirisasi industri yang ada di Indonesia, khususnya di Bangka Belitung, ada timah. Bapak Presiden menyinggung sektor tambang untuk dilaksanakan hilirisasi. Kami berharap ini menjadi sebuah pembangkit baru untuk menggiatkan sektor industri tambang di Bangka Belitung," kata lelaki yang akrab disapa Aan ini.

Dia juga mengatakan, Indonesia tidak terlepas dari kondisi dunia yang mengalami krisis, sehingga rentan berimbas kepada Indonesia sebagai sebuah negara. Makanya, sebagai negara merdeka, kita harus mampu menyiapkan agar kondisi krisis ini dapat diatasi secara bersama.

"Menarik pula pidato presiden, yakni semangat kebersamaan untuk membangun bangsa. Jangan sampai terjadi polarisasi antar masing-masing kepentingan dalam rangka membangun negeri ini. Karena situasi politik semakin memanas menjelang pesta demokrasi. Kita berharap negara Kesatuan Republik Indonesia adalah kata kunci yang dijaga bersama," ucapnya.

Melalui peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Aan berharap Belitung Timur dapat segera bangkit dari situasi pandemi Covid-19. Makanya, mulai harus dilakukan pemetaan potensi yang ada dengan mengedepankan kebersamaan membangun daerah.

"Jangan ada yang merasa lebih hebat dari orang lain. Daerah tidak bisa hanya dibangun satu orang, oleh pemda saja, tapi harus dibangun atas dukungan semua orang," lanjut dia.

Belitung Timur memiliki potensi sumber daya alam, wisata, dan potensi lainnya. Tetapi apabila itu tidak dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan masyarakat dan kemakmuran masyarakat dan pembangunan daerah, akan sia-sia.

Aan juga mengajak semua pihak agar sama-sama berpikir, bahwa setiap ada masalah harusnya bukan mengedepankan ego dan arogansi. Akan tetapi untuk mencari solusi dan merumuskan masalah untuk diselesaikan bersama.

Kemerdekaan Indonesia juga tidak terlepas dengan perjuangan yang mengorbankan darah dan harta. Makanya setelah 77 tahun Indonesia merdeka, cita-cita negara ini sebagaimana termasuk dalam pembukaan UUD 1945, memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa harus direalisasikan.

"Makanya, Beltim harus bangkit mewujudkan dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Mari kita sikapi secara arif dan bijak persoalan-persoalan di daerah, masalah pendidikan, pekerjaan, penambangan, perkebunan, mari kita selesaikan secara arif dan bijak, mari kedepankan kebersamaan. Bahwa bangsa ini harus maju dan daerah ini harus bangkit bersama," tuturnya. ( Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved