Berita Kriminal

Anggota DPRD Belitung Minta Nonaktifkan Sementara Oknum Guru yang Lakukan Kekerasan pada Siswa SD  

Anggota DPRD Kabupaten Belitung, Vina Cristyn Ferani menyayangkan terjadinya tindak kekerasan yang dilakukan oknum guru terhadap muridnya sendiri

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Fery Laskari
Posbelitung.co/Ferdi Aditiawan
Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Belitung Vina Cristyn Ferani 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Anggota DPRD Kabupaten Belitung, Vina Cristyn Ferani menyayangkan terjadinya tindak kekerasan yang dilakukan oknum guru terhadap muridnya sendiri. Padahal, seorang pendidik harusnya dapat memberi contoh, melindungi, mengayomi anak didik.

"Kami merekomendasikan oknum guru untuk dinonaktifkan sementara sambil mengkaji ulang dari dinas pendidikan apa tindakan selanjutnya yang akan diberikan," katanya, Rabu (17/8/2022). 

Sebelumnya, DPRD Kabupaten Belitung juga telah melakukan rapat dengar pendapat (RDP) kasus kekerasan tersebut. Rapat tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung Soebagio, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Belitung Kasimin, serta BKPSDM Kabupaten Belitung. Hadir pula perwakilan Kepala SD dan perwakilan guru dari sekolah yang bersangkutan juga orang tua siswa. 

Hasil RDP tersebut lanjut Vina, DPRD merekomendasikan kepada dinas pendidikan untuk memberikan sanksi supaya ada efek jera terhadap oknum guru yang melakukan tindakan kekerasan terhadap muridnya sendiri.

Pihaknya juga meminta kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Belitung terutama Bidang Perlindungan Anak agar memberikan konseling untuk menghilangkan rasa trauma anak dan teman-temannya. Dengan begitu diharapkan suasana di sekolah dapat kembali kondisi. 

"Kepada orang tua murid yang belum bisa membukakan pintu maaf dan belum bisa menerima perlakuan kasar oknum guru tersebut, kami menghargai haknya sebagai warga negara kalau mereka ingin menempuh jalur hukum terhadap kasus ini. Kami persilahkan dan kami minta kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Belitung untuk memberikan pendampingan hukum kepada orang tua korban," lanjut dia. 

Vina juga mengharapkan agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Makanya diharapkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belitung agar lebih banyak melakukan pembinaan sehingga langkah preventif bisa diambil sebelum hal seperti ini terulang kembali. ( Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari) 

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved