Liga Bupati Cup U 21

Pertandingan Ricuh, Panitia Belum Tentukan Pemenang Liga Bupati U21, Begini Kata Sekda  

Pertandingan Sepakbola Final Liga Bupati Cup U-21 antara Tanjungpandan I melawan Sijuk II berakhir ricuh di Stadion Pangkallalang

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Fery Laskari
posbelitung.co
Suasana kericuhan laga final pertandingan sepakbola Liga Bupati U-21 di Stadion Pangkal Lalang pada Kamis (18/8/2022). (Posbelitung.co/Dede S) 

POSBELITUNG.CO , BELITUNG -- Pertandingan Sepakbola Final Liga Bupati Cup U-21 antara Tanjungpandan I melawan Sijuk II berakhir ricuh di Stadion Pangkallalang, Kabupaten Belitung, Kamis (18/8/2022) petang.  

Kericuhan terjadi ketika wasit ingin meninggalkan lapangan setelah babak kedua berakhir, skor imbang 1-1.

Para suporter dan official yang tidak puas pada keputusan wasit langsung berlari masuk lapangan hingga petugas keamanan harus bekerja ekstra.

"Menyikapi kondisi yang terjadi, kami dari pihak panitia akan memanggil semua pihak untuk memutuskan hasil pertandingan," ujar Ketua Panitia Liga Bupati U-21, Sukarya kepada Posbelitung.co, Kamis (18/8/2022).

Menurutnya panitia akan menganulir keputusan yang menyatakan juara bersama.

Hal ini dikarenakan Askab PSSI Belitung sebagai pemegang regulasi pesepakbolaan dan Dispora selaku panitia belum menandatangani kesepakatan tersebut.

Selain itu, keputusan tersebut dilakukan membaca kondisi di lapangan yang sudah tidak terkendali.

Di sisi lain semenjak awal yaitu pada tahapan technical meeting, Dispora sudah melibatkan seluruh pihak untuk menyepakati regulasi pada Liga Bupati U-21.

"Makanya nanti dalam pertemuan semua unsur tadi kami libatkan mulai dari Askab, wasit, perangkat pertandingan, manajer klub peserta dan keamanan. Bahkan para camat pun juga akan kami ikutsertakan," kata Sukarya.

Ia tak menampik segala kemungkinan tetap akan terjadi dari hasil rapat tersebut karena masukan seluruh pihak.

Akan tetapi, Dispora selaku panitia penyelenggara akan mempertimbangan kesepakatan yang dicapai pada technical meeting.

"Karena marwah Liga Bupati ini harus kami jaga. Jangan sampai marwah ini jatuh atas insiden yang dilakukan oknum yang melanggar kesepakatan yang telah disepakati di awal," tegasnya.

Sementara itu Perangkat Pertandingan Liga Bupati U-21, Kamarudin, Kamis (18/8/2022) menyatakan tidak sanggup melanjutkan pertandingan partai final dikarenakan kericuhan yang terjadi.

Sehingga perangkat pertandingan menyerahkan keputusan hasil pertandingan kepada panitia penyelenggara. "Yang jelas kami perangkat, apakah itu ditunda atau tidak, kami tidak akan sanggup lagi memimpin. Jadi keputusan ada di panitia," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
  • Berita Terkait :#Liga Bupati Cup U 21
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved