Ferdy Sambo Tersangka

Misteri Uang Rp900 M di Bunker Ferdy Sambo, Motif Pembunuhan Brigadir J Masih jadi Sorotan

Uang Rp900 miliar mendapat perhatian publik yang disebut milik Ferdy Sambo suami Putri Candrawathi saat kasus kematian Brigadir J sedang bergulir.

Editor: Khamelia
ISTIMEWA/TribunJambi.com Aryo Tondang
Brigadir J bersama Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo (kiri) dan foto pemakaman Brigadir J di Kabupaten Muaro Jambi, Jambi (kanan). Polri segera melakukan ekshumasi alias autopsi ulang jenazah Brigdir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J sesuai permintaan dari pihak keluarga. 

POSBELITUNG.CO -- Kasus pembunuhan Brigadir J masih terus menjadi perhatian masyarakat.

Polri masih menyelidiki kasus pembunuhan Brigadir J yang terjadi pada 8 Juli 2022 lalu

Termasuk fakta sebenarnya soal kabar ditemukannya uang Rp 900 miliar di rumah Irjen Ferdy Sambo.

Uang Rp900 miliar mendapat perhatian publik yang disebut milik Ferdy Sambo suami Putri Candrawathi saat kasus kematian Brigadir J sedang bergulir.

Berbagai isu muncul soal Ferdy Sambo dan Putri sejak motif sebenarnya pembunuhan Brigadir J masih dirahasiakan oleh Polri.

Baru-baru ini, Polri mengungkap fakta sebenarnya soal adanya kabar uang Rp900 miliar di rumah Ferdy Sambo.

Polri memastikan, informasi soal temuan bunker yang berisikan uang Rp 900 miliar di rumah mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Irjen Ferdy Sambo tidak benar.

Adapun informasi yang beredar menyebutkan, tim khusus penanganan kasus penembakan Brigadir J telah menemukan uang Rp 900 miliar saat menggeledah rumah Sambo.

"Berdasarkan informasi dari tim khusus yang melakukan penggeledahan di beberapa tempat Irjen FS, info soal bunker Rp 900 miliar tidaklah benar," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dalam keterangannya, Sabtu (20/8/2022).

Dedi menjelaskan, tim khusus memang melakukan penggeledahan di rumah Irjen Ferdy Sambo. Penyidik, menurut dia, juga melakukan penyitaan beberapa barang bukti.

Namun, Dedi menegaskan, tidak ada bunker berisikan uang Rp 900 miliar yang disita.

"Apa saja yang disita itu untuk pembuktian nanti di persidangan. Timsus melakukan penyidikan dengan langkah pro-justitia," ujar Dedi.

Lebih lanjut, Dedi mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang kebenarannya tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Polri masih terus berkomitmen mengusut perkara penembakan Brigadir J secara profesional, akuntabel dan transparan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved