Rp 127 Trilliun Solar Subsidi Disedot Orang Kaya, Rakyat Miskin Menderita, Kuota BBM Hampir Habis

Dengan habisnya kuota BBM bersubsidi ini maka anggaran subsidi dan kompensasi untuk kedua BBM bersubsidi itu akan habis sebelum akhir tahun

Editor: Hendra
Kontan.co.id
ILUSTRASI Suasana pengisian bahan bakar di SPBU Pertamina, Jakarta,Minggu (6/9/2020). 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA, - Kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsudi jenis Pertalite dan Solar akan habis sebelum akhir tahun 2022.

Untuk BBM jenis pertalite ditaksir kuotanya habis pada akhir September.

Sedangkan untuk BBM jenis solar kuotanya bakal habis pada Oktober.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan BBM bersubsidi saat ini sudah hampir memenuhi batas kuota.

Ia juga mengatakan BBM bersubsidi ini justru lebih banyak dinikmati oleh orang kaya.

Artinya, hanya sedikit dari anggaran subsidi dan kompensasi BBM yang dinikmati oleh orang miskin.

Ia menjelaskan, dari anggaran subsidi dan kompensasi energi tahun ini yang ditetapkan sebesar Rp 502,4 triliun, di antaranya mencakup alokasi untuk Pertalite sebesar Rp 93 triliun dan alokasi untuk Solar sebesar Rp 143 triliun.

Sayangnya, anggaran Pertalite dan Solar itu malah lebih banyak dinikmati oleh orang kaya, sebab banyak orang dengan daya ekonomi yang mampu lebih memilih mengonsumsi BBM bersubsidi.

"Solar dalam hal ini dari Rp 143 triliun itu sebanyak 89 persen atau Rp 127 triliunnya yang menikmati adalah dunia usaha dan orang kaya," ungkap Sri Mulyani.

Begitu pula dengan Pertalite dari anggaran Rp 93 triliun yang dialokasikan, sekitar Rp 83 triliun dinikmati oleh orang kaya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved