Berita Belitung

Sijuk II Angkat Trofi Juara Satu Liga Bupati U-21, Sekda Ajak Majukan Sepak Bola di Belitung

Sekda Kabupaten Belitung MZ Hendra Caya secara resmi menyerahkan hadiah kepada kesebelasan Sijuk II sebagai juara I Liga Bupati U-21.

Penulis: Dede Suhendar | Editor: nurhayati
Posbelitung.co/Dede Suhendar
Sekda Belitung MZ Hendra Caya berfoto bersama usai penyerahan hadiah kepada para juara Liga Bupati U-21 pada Jumat (26/8/2022) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sekda Kabupaten Belitung MZ Hendra Caya secara resmi menyerahkan hadiah kepada kesebelasan Sijuk II sebagai juara I Liga Bupati U-21 di ruang sidang Pemkab Belitung pada Jumat (26/8/2022).

Sijuk II dinyatakan sebagai juara I berdasarkan hasil keputusan panitia Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) pasca insiden kericuhan dari kubu lawan Tanjungpandan I.

Sedangkan Tanjungpandan I dinyatakan sebagai juara II, Sijuk I sebagai juara III dan Membalong II sebagai juara IV.

"Mari kita tinggalkan yang kemarin (kericuhan) semuanya tidak ada masalah. Mari bersama-sama kita majukan sepak bola Belitung," ajak Sekda MZ Hendra Caya kepada Posbelitung.co.

Baca juga: Polsek Tanjungpandan Siagakan Personel di Setiap SPBU, Kapolsek: Arahan Pak Kapolda Jelas

Baca juga: Wisata Belitung Pantai Nyiur Melambai, Pantai Eksotik tanpa Batu Granit, Tempat Sunrise Terbaik

Ia meminta kepada seluruh official tetap bersemangat melatih dan membina atlet sepakbola menghadapi event ke depan.

Terlebih sebentar lagi, Kabupaten Belitung akan mengikuti event Porprov 2023 yang membutuhkan sumbangsih para atlet terbaik.

Menurutnya, Askab PSSI Belitung sudah mengantongi 48 nama pemain dari perhelatan Liga Bupati U-21 selama dua pekan.

"Nanti dari 48 orang itu akan diseleksi lagi untuk mencari yang terbaik dan menjadi tim inti sepakbola Kabupaten Belitung," kata Hendra.

Sementara itu, Pelatih Sijuk II Firdaus mengucap syukur atas penetapan juara kesebelasan yang dilatihnya.

Tidak hanya juara, seorang pemain Sijuk II Bayu Panegra dinyatakan sebagai top score dengan empat gol.

Meskipun demikian, dirinya tetap menyayangkan terjadinya insiden kericuhan dari kubu lawan saat partai final.

Baca juga: Pemkot Pangkalpinang Berantas Prostitusi, Awal Tahun 2021 Teluk Bayur dan Parit Enam Resmi Ditutup

Baca juga: Pemkot Pangkalpinang Bentuk Satgas TPPO, Cegah Human Trafficking

Padahal skor masih imbang 1-1 ketika babak kedua usai dan babak perpanjangan waktu batal dilakukan.

"Kalau juara alhamdulillah, tapi sangat disayangkan ada insiden kemarin sehingga pertandingan tidak berlanjut," katanya.

Ia mengakui kurang puas sebagai juara satu karena ditentukan berdasarkan keputusan panitia bukan hasil pertandingan.

Namun, sebelum Liga Bupati U-21 dimulai seluruh peserta sudah menyepakati aturan pertandingan dengan segala resikonya.

"Semoga gelar juara ini ke depannya tetap bertahan," kata Firdaus.

( Posbelitung.co/Dede Suhendar)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved